Bencana Sumatera Kian Mengguncang: Korban Tewas Tembus 303 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Duka mendalam kembali menyelimuti tiga provinsi di Pulau Sumatera. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor terus meningkat seiring berjalannya proses pencarian. Dalam konferensi pers pada Sabtu (29/11/2025) sore, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan bahwa sebagian besar korban ditemukan di wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Di Aceh, laporan terbaru menunjukkan 47 orang kehilangan nyawa. Selain itu, 51 warga masih dinyatakan hilang dan delapan orang mengalami luka-luka. Korban tersebar di berbagai kabupaten, dengan Aceh Tengah dan Bener Meriah menjadi dua wilayah dengan dampak paling berat. BNPB menyebut medan sulit dan akses terbatas membuat pencarian di beberapa titik harus dilakukan dengan bantuan alat berat dan tim penyelam.

Baca Juga :  Purbaya Ultimatum Bea Cukai: Setahun Berbenah, Jika Gagal Dibekukan!

Sumatera Utara mencatat angka kematian tertinggi, yakni 166 orang. Penambahan 60 korban dalam sehari disebut sebagai hasil dari pencarian intensif yang dilakukan sejak pagi hingga petang oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan. Sementara itu, 143 warga di delapan kabupaten/kota masih belum ditemukan. Kondisi tanah yang labil serta longsoran susulan menjadi tantangan terbesar bagi tim penyelamat.

Di Sumatera Barat, total korban meninggal dunia kini berjumlah 90 orang, disertai 85 warga yang masih hilang dan 10 mengalami luka-luka. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan dampak paling parah. Banyak korban ditemukan tertimbun material longsoran yang terbawa dari perbukitan akibat curah hujan ekstrem. Di beberapa titik, tim penyelamat harus memindahkan lumpur setebal lebih dari satu meter.

Baca Juga :  Acer Perkenalkan Laptop RAM 100GB di CES 2026

BNPB memastikan operasi pencarian masih berlangsung dan akan diperluas ke wilayah yang belum terjangkau. Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah sedang menambah logistik serta memperkuat tim pencarian, mengingat cuaca diprediksi masih berpotensi ekstrem.

“Kami akan terus bekerja hingga semua titik terdampak terjangkau dan seluruh korban hilang dapat ditemukan,” ujarnya.(***)

Berita Terkait

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya
Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya
Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar
Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali
BGN Ancam Cabut Insentif Dapur MBG yang Tak Layani Kelompok 3B
Blackout Sumatera Mulai Terungkap, Polri dan PLN Beberkan Dugaan Penyebab Utama
Dana Rp100 Triliun Digelontorkan ke Sumatera, Proyek Infrastruktur dan Hunian Korban Bencana Diawasi Ketat
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:39 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:06 WIB

Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:09 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

BGN Ancam Cabut Insentif Dapur MBG yang Tak Layani Kelompok 3B

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB