ASN Sungai Penuh Ambil Nomor Antre Subuh di Bank Jambi demi THR dan TPP, Kerinci Justru Dibagikan di Kantor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131074

Oplus_131074

Sungai Penuh – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Sungai Penuh harus berjuang sejak dini hari untuk mendapatkan giliran mengambil Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Bank Jambi Cabang Sungai Penuh. Demi menghindari antrean panjang, sebagian ASN bahkan sudah datang sejak waktu subuh atau setelah sahur.

Langkah tersebut dilakukan karena tingginya jumlah ASN yang ingin mencairkan dana menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini membuat antrean di bank menjadi padat sejak pagi hari, sehingga banyak ASN memilih datang lebih awal agar mendapatkan nomor antrean lebih cepat.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030

Salah seorang ASN mengungkapkan bahwa beberapa rekannya rela datang sebelum matahari terbit demi mengamankan nomor antrean. Cara ini dianggap paling efektif untuk menghindari antrean yang bisa berlangsung berjam-jam.

“Ada yang sudah mengambil nomor antrean di Bank Jambi Sungai Penuh sejak subuh,” ujar seorang ASN yang enggan disebutkan namanya kepada media.

Kondisi tersebut berbeda dengan yang dialami ASN di Kabupaten Kerinci. Di daerah tersebut, proses pencairan THR dan TPP tidak mengharuskan ASN datang langsung ke bank untuk mengantre.

ASN Kerinci menerima pembayaran melalui bendahara di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Proses administrasi dilakukan terlebih dahulu oleh bendahara sebelum dana dicairkan oleh pihak bank.

Baca Juga :  Drainase Masjid Agung Meluap, Wako Alfin Tegas: Stop Buang Sampah ke Parit dan Sungai

Setelah proses di bank selesai, petugas Bank Jambi bersama bendahara OPD kemudian menyalurkan dana tersebut langsung kepada ASN di kantor masing-masing. Sistem ini dinilai lebih praktis dan menghindari penumpukan antrean di bank.

“Kami hanya melengkapi persyaratan dan menyerahkannya ke bendahara. Setelah selesai di bank, petugas dan bendahara langsung membagikannya kepada kami di ruangan masing-masing,” ujar Putra, salah seorang ASN Kerinci, sambil tersenyum. (fyo)

Berita Terkait

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur
PPPK Senior Jadi PNS 2026? Gaji dan Tunjangan Sudah Aman, Ini Status Terbarunya
Skema Gaji Guru 2026: Gaji PPPK, PNS, TPG dan Insentif Non-ASN, Cek Rinciannya
Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK
Transfer ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun, Ini Rincian RAPBN yang Segera Disahkan DPR
Rekening Gratis Rp50.000 untuk 74 Juta Warga, Cek Bank yang Ditunjuk
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Alam Sutera (ASRI) Masih Kaji Dampaknya ke Bisnis Properti
Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:22 WIB

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur

Sabtu, 26 September 2026 - 15:01 WIB

PPPK Senior Jadi PNS 2026? Gaji dan Tunjangan Sudah Aman, Ini Status Terbarunya

Jumat, 25 September 2026 - 21:01 WIB

Skema Gaji Guru 2026: Gaji PPPK, PNS, TPG dan Insentif Non-ASN, Cek Rinciannya

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK

Jumat, 25 September 2026 - 09:30 WIB

Transfer ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun, Ini Rincian RAPBN yang Segera Disahkan DPR

Berita Terbaru

Nasional

Kabar Gembira dan Terbaru ! Antrean Haji Turun Jadi 14 Tahun

Senin, 28 Sep 2026 - 19:01 WIB