ASN Sungai Penuh Ambil Nomor Antre Subuh di Bank Jambi demi THR dan TPP, Kerinci Justru Dibagikan di Kantor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131074

Oplus_131074

Sungai Penuh – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Sungai Penuh harus berjuang sejak dini hari untuk mendapatkan giliran mengambil Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Bank Jambi Cabang Sungai Penuh. Demi menghindari antrean panjang, sebagian ASN bahkan sudah datang sejak waktu subuh atau setelah sahur.

Langkah tersebut dilakukan karena tingginya jumlah ASN yang ingin mencairkan dana menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini membuat antrean di bank menjadi padat sejak pagi hari, sehingga banyak ASN memilih datang lebih awal agar mendapatkan nomor antrean lebih cepat.

Baca Juga :  UU PPRT Resmi Disahkan, Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rumah Tangga Ditanggung Pemerintah

Salah seorang ASN mengungkapkan bahwa beberapa rekannya rela datang sebelum matahari terbit demi mengamankan nomor antrean. Cara ini dianggap paling efektif untuk menghindari antrean yang bisa berlangsung berjam-jam.

“Ada yang sudah mengambil nomor antrean di Bank Jambi Sungai Penuh sejak subuh,” ujar seorang ASN yang enggan disebutkan namanya kepada media.

Kondisi tersebut berbeda dengan yang dialami ASN di Kabupaten Kerinci. Di daerah tersebut, proses pencairan THR dan TPP tidak mengharuskan ASN datang langsung ke bank untuk mengantre.

ASN Kerinci menerima pembayaran melalui bendahara di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Proses administrasi dilakukan terlebih dahulu oleh bendahara sebelum dana dicairkan oleh pihak bank.

Baca Juga :  Mutasi Besar - Besaran 384 Orang Staf ASN OPD Kota Sungai Penuh. Cek Nama ASN dan Penempatannya  

Setelah proses di bank selesai, petugas Bank Jambi bersama bendahara OPD kemudian menyalurkan dana tersebut langsung kepada ASN di kantor masing-masing. Sistem ini dinilai lebih praktis dan menghindari penumpukan antrean di bank.

“Kami hanya melengkapi persyaratan dan menyerahkannya ke bendahara. Setelah selesai di bank, petugas dan bendahara langsung membagikannya kepada kami di ruangan masing-masing,” ujar Putra, salah seorang ASN Kerinci, sambil tersenyum. (fyo)

Berita Terkait

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbarunya
Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar
Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh
Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang
TKA hingga Upah Minimum Masuk Fokus Revisi UU Ketenagakerjaan
Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak
CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Penjelasan Resmi dari BKN
Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:04 WIB

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Ditunda, Ini Jadwal Terbarunya

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:20 WIB

Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:43 WIB

Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:09 WIB

TKA hingga Upah Minimum Masuk Fokus Revisi UU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru