KAYONEWS.CO.ID – Senyum dan keramahan yang ditunjukkan Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Pondok Tinggi menarik perhatian masyarakat. Di sela-sela peninjauan fasilitas kesehatan, Alfin bahkan turun langsung melayani pasien di loket pelayanan dengan penuh kehangatan.
Sidak tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Selain memeriksa kebersihan lingkungan puskesmas, rombongan juga mengecek ketersediaan peralatan kesehatan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar.
Suasana berbeda terlihat ketika Alfin berdiri di loket pelayanan. Dengan senyum lebar dan sikap ramah, ia menyapa serta melayani sejumlah pasien yang datang. Beberapa pasien mengaku terkejut karena tidak menyangka orang yang melayani mereka adalah wali kota.
Momen tersebut dinilai bukan sekadar aksi spontan, melainkan pesan moral bahwa pelayanan publik, khususnya pelayanan kesehatan, harus mengedepankan sikap humanis. Keramahan dan empati menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Dalam dunia kesehatan, komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dan pasien memiliki pengaruh besar terhadap kondisi psikologis pasien. Senyuman, sapaan hangat, dan perhatian yang tulus dapat mengurangi rasa cemas, terutama bagi pasien yang sedang menghadapi pemeriksaan maupun tindakan medis.
Pasien yang merasa dihargai umumnya lebih nyaman menyampaikan keluhan kepada tenaga kesehatan. Kondisi tersebut membuat hubungan antara pasien dan petugas kesehatan menjadi lebih terbuka, sehingga proses pemeriksaan maupun pengobatan dapat berjalan lebih efektif.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa pelayanan yang ramah mampu meningkatkan motivasi pasien untuk menjalani pengobatan hingga tuntas. Sebaliknya, pelayanan yang terkesan dingin, terburu-buru, atau kurang komunikatif berpotensi meningkatkan kecemasan, mengurangi kepuasan pasien, bahkan memengaruhi kepatuhan terhadap anjuran medis.
Melalui sidak tersebut, Alfin Bakar seolah memberikan contoh bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas dan kecanggihan alat medis. Sikap ramah, senyuman, serta empati dari tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting dari pelayanan yang diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan di Kota Sungai Penuh demi menghadirkan layanan yang lebih manusiawi dan mendukung proses penyembuhan pasien. (Fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









