Pasar Tanjung Bajure Tak Kunjung Tertib, Pemkot Sungai Penuh Gelar Evaluasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mengevaluasi penataan kawasan Pasar Tanjung Bajure. Evaluasi dilakukan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan teratur.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat evaluasi Tim Terpadu Penertiban dan Penataan Pedagang. Rapat dipimpin Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (11/8).

Rapat turut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama Tim Terpadu. Pemerintah membahas sejumlah persoalan, termasuk aktivitas perdagangan dan pengelolaan parkir di kawasan Pasar Tanjung Bajure.

Baca Juga :  Sering Dilalui Mobil Peti Kemas, Jalan H Bakri dan Hasmi Muchtar Dusun Baru Layak Jadi Prioritas Pemkot Sungai Penuh

Wali Kota Alfin menegaskan, penataan pasar harus mengedepankan pendekatan humanis. Karena itu, komunikasi dengan pedagang dan masyarakat perlu menjadi bagian penting dalam proses penataan.

Menurut Alfin, ketertiban kawasan pasar harus berjalan beriringan dengan kenyamanan masyarakat. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan kepentingan pedagang dan pengguna fasilitas pasar.

Dalam rapat tersebut, Alfin meminta dinas terkait memasang spanduk informasi di kawasan Pasar Tanjung Bajure. Spanduk tersebut harus memuat ketentuan Peraturan Wali Kota Nomor 54 Tahun 2026 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum.

Baca Juga :  Diknas dan Disperindag Kosong, 5 Pejabat Eselon IIb Sungai Penuh Hanya Menjabat 7 Hari

Selain ketentuan parkir, informasi tersebut juga harus mencantumkan tarif yang berlaku. Langkah ini bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mencegah kebingungan terkait biaya parkir di kawasan pasar.

“Pemkot Sungai Penuh berkomitmen terus melakukan pembenahan dan mencari solusi terbaik dalam penataan Pasar Tanjung Bajure dan parkir, dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Alfin. Ia berharap proses penataan berjalan bertahap dengan pendekatan humanis agar kawasan Pasar Tanjung Bajure semakin tertib, nyaman, transparan, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Unit Kumun Debai Saat Kemarau, Cek Wilayah dan Jamnya
Senyum Wako Alfin Saat Layani Pasien Jadi Pesan Moral bagi Nakes di Sungai Penuh
Sepi Pembeli di Lokasi Relokasi, Pedagang Desak Proyek Pasar Beringin Segera Rampung
Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh Berduka, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir atas Wafatnya H. A. Bakri
Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Molor, DPRD Ultimatum Kontraktor: Harus Rampung Oktober 2026
Antrean Solar Subsidi Disorot, DPRD Sungai Penuh Temukan Indikasi Penyalahgunaan
Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wako Alfin Soroti Peningkatan Kompetensi Perawat
Pedagang Usul Disperindag, Satpol PP dan Dishub Berkantor Bersama di Pasar Tanjung Bajure, Penertiban Dinilai Belum Efektif
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Unit Kumun Debai Saat Kemarau, Cek Wilayah dan Jamnya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Pasar Tanjung Bajure Tak Kunjung Tertib, Pemkot Sungai Penuh Gelar Evaluasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Senyum Wako Alfin Saat Layani Pasien Jadi Pesan Moral bagi Nakes di Sungai Penuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Sepi Pembeli di Lokasi Relokasi, Pedagang Desak Proyek Pasar Beringin Segera Rampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:07 WIB

Masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh Berduka, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir atas Wafatnya H. A. Bakri

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kerinci

Bupati Kerinci Lega, Pusat Tambah Dana Transfer ke Daerah

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:42 WIB