Alfin Minta Pemerintah Desa Tinggalkan Ego Sektoral

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kota. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menegaskan pentingnya kesatuan arah dan kepemimpinan dalam menjalankan pembangunan daerah.

Bimtek yang berlangsung di Korem 042/Garuda Putih tersebut diikuti oleh seluruh kepala desa dan anggota BPD, serta ditutup secara resmi oleh Wali Kota Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Kamis (19/12/2025).

Dalam arahannya, Alfin menekankan bahwa desa memegang peran kunci sebagai ujung tombak pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh kebijakan dan program desa harus selaras dengan visi pembangunan Kota Sungai Penuh, termasuk program prioritas Sungai Penuh Juara.

Baca Juga :  Kabar Baik! Tarif Listrik April 2026 Tetap, Cek Rinciannya di Sini

“Pemerintah desa tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita harus satu langkah, satu tujuan, dan satu visi dalam membangun Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Selain penguatan sinergi, Alfin juga menyoroti isu pengelolaan persampahan yang dinilai sebagai tantangan serius di tingkat desa. Ia meminta pemerintah desa bersama BPD berperan aktif membangun kesadaran masyarakat melalui kebijakan yang tegas dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Beredar Video 5 Rumah Terbawa Longsor di KM 13 Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan

Menurutnya, pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup dan masa depan daerah. Karena itu, setiap desa diminta segera menyiapkan regulasi yang mendukung target desa bebas sampah pada 2030.

Alfin menegaskan, keselarasan antara desa dan kota bukan berarti menghilangkan kemandirian desa. Justru, sinergi tersebut menjadi kekuatan utama agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita tinggalkan ego sektoral. Yang kita bangun adalah Sungai Penuh yang maju, adil, dan sejahtera,” tegasnya.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:34 WIB

Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 21:08 WIB

BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Berita Terbaru