Air Bersih Mengalir ke Rumah Warga Simpang Tiga Rawang, Proyek SPAM DAK Rp3,95 Miliar Berfungsi Baik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH — Warga Desa Simpang Tiga Hamparan Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh kini menikmati layanan air bersih yang telah lama dinantikan.

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Sungai Penuh dinyatakan berfungsi dengan baik dan telah mengalir ke rumah-rumah warga.

Proyek SPAM yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai anggaran Rp3,95 miliar tersebut kini memberi dampak nyata bagi masyarakat Desa Simpang Tiga Hamparan Rawang. Sejumlah warga mengaku tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim hujan dan banjir yang sebelumnya kerap mengganggu pasokan.

Baca Juga :  Editorial: PU-PR Gencar Lobi APBN, Bagaimana dengan Dinkes Kota Sungai Penuh?

“Alhamdulillah, air sudah mengalir dan kami sangat terbantu,” ujar Julheri Majid, warga setempat.

Hal senada disampaikan Perma Elita dan Desi Susanti. “Sekarang tinggal buka kran, air langsung mengalir. Kami merasa aman dan nyaman,” katanya.
Menanggapi kabar yang menyebutkan air belum mengalir ke rumah warga, masyarakat membantah informasi tersebut.

“Airnya mengalir kok. Proyek ini sudah selesai dan manfaatnya sangat besar bagi kami,” ujar warga lainnya.

Dari sisi operator, PDAM Tirta Sakti memastikan proyek SPAM Simpang Tiga Rawang telah rampung dan beroperasi normal. “Alhamdulillah, distribusi air ke rumah warga berjalan baik tanpa kendala,” kata Hermizon.

Baca Juga :  LKPj 2025 Disampaikan, Pendapatan Sungai Penuh Tembus 91 Persen

Sementara itu, pihak kontraktor CV Rafka Berkah melalui Pelaksana Lapangan Romi Indra menyatakan pekerjaan telah diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan melalui pengawasan.

“Proyek sudah selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Secara administrasi, pelaksanaan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Terkait isu dugaan korupsi, Romi menegaskan hal tersebut bukan ranah pelaksana teknis.

“Proyek ini akan diaudit sesuai prosedur oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. Yang jelas, pekerjaan sudah selesai dan berfungsi,” tegasnya. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026
PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan
Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:18 WIB

195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi, Ini Aturan Baru Komdigi

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:00 WIB