Jangan Tiap Hari! Ini Frekuensi Jogging yang Disarankan Ahli

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KESEHATAN–Jogging memang terlihat sederhana, tapi kalau frekuensinya salah, justru bisa bikin tubuh cepat drop atau cedera. Kuncinya bukan seberapa sering kamu lari, tapi bagaimana memberi tubuh waktu adaptasi.

Banyak orang semangat di awal, lalu memaksa jogging setiap hari. Padahal, untuk pemula maupun yang sudah rutin, pola 3–4 kali seminggu sudah sangat cukup untuk menjaga kebugaran jantung, meningkatkan stamina, dan membakar kalori—tanpa membuat otot kelelahan.

Kenapa Tidak Disarankan Setiap Hari?

Jogging harian berisiko menimbulkan overuse injury, yaitu cedera karena otot, sendi, dan ligamen dipakai terus tanpa jeda pemulihan. Tanda-tandanya bisa berupa nyeri yang tak hilang, pegal berkepanjangan, hingga motivasi yang menurun.

Baca Juga :  Rekomendasi Sepatu Running Pria Terbaik di Tokopedia 2026

Kalau tetap ingin aktif setiap hari, selingi dengan olahraga rendah dampak seperti bersepeda, berenang, atau latihan kekuatan.

Durasi Aman Tiap Sesi

Untuk pemula, cukup mulai dari 20–30 menit per sesi. Kombinasikan jalan cepat dan jogging ringan. Fokusnya membangun daya tahan, bukan kecepatan.

Jika sudah terbiasa, targetkan total aktivitas fisik 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, sesuai anjuran lembaga kesehatan internasional.

Baca Juga :  21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026, Ini Daftar Lengkap dan Penjelasannya

Jangan Lupakan Ini Sebelum dan Sesudah Jogging

Beberapa kebiasaan kecil ini sangat menentukan:

  • Gunakan sepatu lari yang sesuai
  • Lakukan pemanasan sebelum mulai
  • Peregangan setelah selesai
  • Naikkan durasi dan jarak secara bertahap
  • Perhatikan teknik lari agar beban tidak menumpuk di lututR

Rest Day Itu Wajib

Minimal sisakan 1 hari tanpa jogging tiap minggu. Hari istirahat membantu pemulihan otot, menjaga energi, dan mencegah kelelahan mental.

Kalau tubuh terasa terus-menerus lelah, itu bukan tanda kurang olahraga—tapi tanda kurang istirahat.

Berita Terkait

Cara Aman Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu, Dokter Gizi Ungkap Faktanya
5 Manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dari Santunan Kematian hingga Jaminan Pensiun
Ingin Menjalani Pola Makan Sehat? Kenali 5 Makanan Favorit dalam Diet Jepang
9 Gejala Diabetes pada Wanita yang Perlu Diwaspadai, Jangan Abaikan Tandanya
Sering Haus dan Buang Air Kecil, Apakah Tanda Diabetes? Kenali Gejalanya
Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan, Kenali Sebelum Terlambat
Medicare 2027 Changes: Premiums, Drug Costs and Open Enrollment Deadlines Explained
Asap Karhutla Ancam Kecerdasan Anak, Dokter Ungkap Risiko Gangguan Otak hingga Trauma
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Cara Aman Menurunkan Berat Badan dalam Seminggu, Dokter Gizi Ungkap Faktanya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:00 WIB

5 Manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dari Santunan Kematian hingga Jaminan Pensiun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Ingin Menjalani Pola Makan Sehat? Kenali 5 Makanan Favorit dalam Diet Jepang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:00 WIB

9 Gejala Diabetes pada Wanita yang Perlu Diwaspadai, Jangan Abaikan Tandanya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Sering Haus dan Buang Air Kecil, Apakah Tanda Diabetes? Kenali Gejalanya

Berita Terbaru