Ultras Garuda Tuntut Erick Out, Erick Thohir: Kami Tidak Luput dari Kekurangan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Ketum PSSI Erick Thohir angkat bicara setelah kelompok suporter Ultras Garuda menggelar aksi di kantor PSSI, Jakarta, untuk menuntut dirinya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Aksi yang berlangsung pada Jumat (14/11/2025) itu merupakan bentuk kekecewaan atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Menanggapi tuntutan tersebut, Erick Thohir menyebut kritik dari suporter merupakan bagian dari dinamika berdemokrasi. “Dari para suporter itu kan masukan. Kita ini negara demokrasi, tidak mungkin kami yang diberikan amanah hari ini tidak punya kekurangan. Kita sebagai manusia banyak kekurangan,” ujar Erick saat ditemui di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Minggu (16/11/2025).

Baca Juga :  Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hancurkan Newcastle

Erick menegaskan pihaknya telah memiliki roadmap pembinaan sepakbola nasional, termasuk program jangka panjang untuk meningkatkan kualitas timnas. “Permintaan roadmap itu sebenarnya sudah ada, bahkan sudah lama. Rekan-rekan media sebenarnya juga sudah punya. Mungkin ya, perlu kita ingatkan kembali,” tambahnya.

Aksi Ultras Garuda berlangsung di depan GBK Arena, Jakarta, dengan jumlah massa mencapai ratusan orang. Mereka melakukan orasi, membentangkan spanduk, serta menempelkan selebaran berisi pesan-pesan kritik terhadap PSSI. “Kami meminta PSSI melakukan revolusi total. Hari ini Ultras Garuda meminta Erick out. Jika tidak mampu, silakan pergi,” seru salah satu orator aksi.

Baca Juga :  Timnas U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Akhiri Kerja Sama Indra Sjafri

Selebaran yang mereka pasang di sejumlah titik sekitar lokasi aksi juga membawa pesan tegas, salah satunya bertuliskan: “Sepakbola adalah alat pemersatu, bukan untuk mencari sesuatu.”

Aksi tersebut dipicu kegagalan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah dua kali dari Arab Saudi dan Irak. Hingga aksi selesai sekitar pukul 16.15 WIB, tidak ada pengurus PSSI maupun Erick Thohir yang menemui massa.(***)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Sepatu Olahraga Best Seller Shopee 2026, Brand Lokal hingga Internasional
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 22:00 WIB

Sepatu Olahraga Best Seller Shopee 2026, Brand Lokal hingga Internasional

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Berita Terbaru