Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Detail Waktu dan Jalur Pengamatannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pada 17 Februari 2026, langit Bumi akan dihiasi fenomena gerhana matahari cincin. Peristiwa ini terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, namun tidak menutup piringan Matahari sepenuhnya. Akibatnya, tepian Matahari tetap terlihat membentuk lingkaran cahaya menyerupai cincin.

Fenomena ini tergolong jarang dan hanya bisa diamati dari wilayah tertentu yang dilalui jalur bayangan Bulan. Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam area pengamatan langsung.

Gerhana diawali dengan fase gerhana sebagian pada pukul 09.56 UTC atau sekitar 16.56 WIB di lokasi pertama yang dilalui bayangan Bulan. Fase cincin mulai terbentuk pada pukul 11.42 UTC (18.42 WIB).

Baca Juga :  Ekuinoks Datang Lagi, Kenapa Cuaca Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasannya

Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 12.12 UTC atau sekitar 19.12 WIB, sebelum fase cincin berakhir pada pukul 12.41 UTC (19.41 WIB). Rangkaian gerhana sebagian baru benar-benar selesai pada pukul 14.27 UTC atau 21.27 WIB.

Waktu tersebut hanya berlaku bagi wilayah yang berada di lintasan gerhana. Indonesia berada di luar jalur tersebut sehingga tidak dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung.

Jalur utama gerhana matahari cincin 2026 melintasi Antartika. Di kawasan ini, pengamat yang berada tepat di jalur antumbra dapat melihat cincin Matahari secara sempurna.

Baca Juga :  Bencana Sumatera Kian Mengguncang: Korban Tewas Tembus 303 Orang

Sementara itu, gerhana matahari sebagian dapat disaksikan dari beberapa wilayah lain, seperti Afrika bagian selatan, ujung Amerika Selatan, serta area luas di Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia.

Walaupun tidak terlihat dari Tanah Air, fenomena ini tetap menjadi perhatian komunitas astronomi dunia. Sejumlah lembaga antariksa dan observatorium diperkirakan akan menayangkan siaran langsung agar publik global tetap bisa mengikuti peristiwa langit tersebut.

Berita Terkait

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya
Gaji Ke-13 ASN Cair Mulai Besok 2 Juni 2026! Cek Daftar Penerima, Nominal Lengkap, dan Siapa yang Tidak Kebagian
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
Tim Film Pesta Babi Respons Sikap Mama Yasinta
Jadwal Libur Nasional Juni 2026 Resmi, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Wajib Dicatat
Kabar Baik untuk Pemda! Dana DBH dan DAU Mulai Cair Sejak Januari 2026
Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00 WIB

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya

Senin, 1 Juni 2026 - 15:05 WIB

Gaji Ke-13 ASN Cair Mulai Besok 2 Juni 2026! Cek Daftar Penerima, Nominal Lengkap, dan Siapa yang Tidak Kebagian

Senin, 1 Juni 2026 - 02:00 WIB

BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:03 WIB

Tim Film Pesta Babi Respons Sikap Mama Yasinta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Jadwal Libur Nasional Juni 2026 Resmi, Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend yang Wajib Dicatat

Berita Terbaru