Rupiah Hari Ini Terbaru, 3 Juni 2026 Melemah hingga Rp17.930 per Dolar AS, Dekati Level Psikologis Rp18.000

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Mata uang Garuda dilaporkan berada di kisaran Rp17.930 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pelaku pasar keuangan.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah penguatan dolar AS di pasar global. Investor masih cenderung mencari aset aman di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia. Kondisi tersebut membuat dolar AS semakin perkasa terhadap sejumlah mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal, sentimen domestik juga ikut memengaruhi pergerakan kurs. Surplus neraca perdagangan Indonesia yang menyusut menjadi salah satu faktor yang mengurangi dukungan terhadap nilai tukar rupiah. Berkurangnya aliran devisa dari sektor ekspor membuat tekanan terhadap mata uang domestik semakin terasa.

Data inflasi Indonesia yang meningkat pada Mei 2026 juga menjadi perhatian pasar. Kenaikan harga pangan dan transportasi mendorong inflasi tahunan naik ke atas level sebelumnya. Kondisi ini meningkatkan risiko inflasi impor apabila pelemahan rupiah terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga :  Bank Indonesia menaikkan BI-Rate Jadi 5,50%, Rupiah Tertekan dan Investasi Asing Jadi Sorotan

Bagi masyarakat, melemahnya rupiah berpotensi memengaruhi harga berbagai barang impor seperti elektronik, smartphone, laptop, kendaraan, hingga bahan baku industri. Jika kurs terus melemah, biaya impor dapat meningkat dan berujung pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

Sektor perjalanan internasional juga berpotensi terdampak. Biaya tiket pesawat luar negeri, akomodasi, hingga kebutuhan yang menggunakan mata uang dolar AS diperkirakan menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya. Hal yang sama berlaku bagi perusahaan yang memiliki kewajiban pembayaran utang dalam dolar AS.

Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat menjadi keuntungan bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Pendapatan dalam dolar AS akan bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah, sehingga berpotensi meningkatkan kinerja keuangan sejumlah perusahaan eksportir.

Baca Juga :  Cara Dapat Cashback ShopeeFood Terbesar, Ini Tipsnya

Analis menilai level Rp18.000 per dolar AS menjadi area penting yang akan menentukan arah pergerakan rupiah selanjutnya. Jika tekanan global masih berlanjut, rupiah berpotensi menguji level tersebut. Namun langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia dan pemerintah diharapkan mampu menjaga volatilitas agar tetap terkendali.

FAQ

Berapa kurs rupiah hari ini, 3 Juni 2026?

Rupiah berada di kisaran Rp17.930 per dolar AS dan masih berada dalam tren pelemahan.

Mengapa rupiah melemah?

Pelemahan dipicu oleh penguatan dolar AS global, ketidakpastian geopolitik, menyusutnya surplus perdagangan Indonesia, dan meningkatnya tekanan inflasi.

Apa dampaknya bagi masyarakat?

Harga barang impor berpotensi naik, biaya perjalanan luar negeri meningkat, dan risiko inflasi menjadi lebih tinggi.

Apakah rupiah bisa tembus Rp18.000?

Sejumlah analis menilai peluang tersebut terbuka jika tekanan eksternal terhadap pasar keuangan global terus berlanjut. Tim

Berita Terkait

AI Chatbot untuk Customer Service: Solusi Cerdas Tingkatkan Layanan Pelanggan dan Efisiensi Bisnis
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan! BBCA, BMRI hingga BRPT Jadi Mesin Penggerak Bursa, Investor Mulai Optimistis
Software Akuntansi Perusahaan: Pengertian, Fungsi, Fitur, dan Manfaat untuk Bisnis Modern
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 Juni 2026 Naik, Simak Daftar Lengkap dari 24 Karat hingga 5 Karat
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Dunia, Raup Rp 1.343 Kuadriliun dan Tembus Valuasi Rp 31,7 Kuadriliun
10 Bisnis Online yang Lagi Viral 2026, Modal Minim Untung Maksimal
Facebook Down Hari Ini! Ribuan Pengguna Gagal Login, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Pengguna
IHSG Tembus 6.000 Lagi! Saham DSSA hingga BBCA Jadi Penopang, Investor Mulai Optimistis
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:01 WIB

AI Chatbot untuk Customer Service: Solusi Cerdas Tingkatkan Layanan Pelanggan dan Efisiensi Bisnis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:59 WIB

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan! BBCA, BMRI hingga BRPT Jadi Mesin Penggerak Bursa, Investor Mulai Optimistis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:03 WIB

Software Akuntansi Perusahaan: Pengertian, Fungsi, Fitur, dan Manfaat untuk Bisnis Modern

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 Juni 2026 Naik, Simak Daftar Lengkap dari 24 Karat hingga 5 Karat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:00 WIB

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Dunia, Raup Rp 1.343 Kuadriliun dan Tembus Valuasi Rp 31,7 Kuadriliun

Berita Terbaru

Hiburan

Pecinta Horor Wajib Nonton! 6 Film Korea Paling Menegangkan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB