Dewan Energi Nasional Resmi Dilantik, Prabowo Siapkan Fondasi Ketahanan Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi sinyal awal arah kebijakan energi nasional di era pemerintahan baru, sekaligus menegaskan posisi strategis energi sebagai tulang punggung pembangunan dan ketahanan nasional Indonesia ke depan.

Pengangkatan keanggotaan Dewan Energi Nasional tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 134/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan, serta Keppres Nomor 6/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan DEN dari unsur pemerintah. Dua regulasi ini menjadi dasar hukum perombakan dan penguatan komposisi DEN agar lebih adaptif terhadap tantangan energi global.

Dari unsur pemerintah, Presiden Prabowo melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional. Selain itu, tujuh menteri lain turut dikukuhkan sebagai anggota, yakni Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Perhubungan, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Baca Juga :  CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya

Komposisi lintas kementerian tersebut mencerminkan pendekatan terpadu pemerintah dalam pengelolaan energi nasional. Kebijakan energi tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terhubung langsung dengan fiskal negara, industrialisasi, transportasi, ketahanan pangan, pengembangan SDM, hingga agenda besar transisi energi dan pengendalian lingkungan hidup.

Sementara dari unsur pemangku kepentingan, Presiden Prabowo melantik delapan tokoh nasional yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman di bidang energi dan kebijakan publik. Mereka adalah Johni Jonatan Numberi, Mohammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono.

Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan Ketua Harian dan seluruh anggota Dewan Energi Nasional. Dalam sumpah yang didiktekan, Presiden menekankan kesetiaan pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, ketaatan pada peraturan perundang-undangan, serta komitmen menjunjung tinggi etika jabatan dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 17–22 Januari, Hujan Lebat Siap Mengintai

Usai pengambilan sumpah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming kemudian memberikan ucapan selamat kepada para anggota DEN yang baru dilantik, disusul oleh para tamu undangan yang hadir dalam suasana resmi namun penuh optimisme.

Pelantikan ini turut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran unsur strategis negara tersebut menegaskan pentingnya peran Dewan Energi Nasional dalam menjaga stabilitas, kemandirian, dan keberlanjutan energi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan tekanan ekonomi global.

Berita Terkait

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:01 WIB

DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Empat Marketplace Mulai Pungut PPh 22 Seller, idEA Soroti 3 Masalah

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:00 WIB

Pemerintahan

Jadwal Haji 2027: Berangkat 11 April, Wukuf di Arafah 15 Mei

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:37 WIB