Mulai Tahun Baru 2026, ASN Bengkulu Resmi Bekerja dari Mana Saja Dua Hari Sepekan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BENGKULU-Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memulai tahun 2026 dengan kebijakan baru yang cukup mengejutkan: Aparatur Sipil Negara kini hanya diwajibkan masuk kantor tiga hari dalam sepekan. Mulai 1 Januari 2026, sistem kerja Work From Anywhere atau WFA diberlakukan menyeluruh, membuat dua hari kerja lainnya dilakukan dari rumah atau lokasi yang dipilih ASN.

Penjabat Sekda Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa kebijakan WFA bukan lahir secara tiba-tiba. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah telah melalui proses evaluasi kinerja dan beban anggaran sebelum keputusan diambil. Menurutnya, usulan Gubernur Bengkulu dianggap realistis melihat tekanan fiskal yang dialami daerah, terutama menurunnya transfer anggaran dari pusat.

Dalam sistem baru ini, kehadiran ASN di kantor hanya diwajibkan pada hari Senin, Selasa, dan Rabu. Pemerintah menilai tiga hari tersebut cukup untuk memastikan koordinasi teknis antarbidang, penyelesaian layanan administratif, serta rapat-rapat strategis. Dua hari kerja sisanya diarahkan untuk pekerjaan non-layanan langsung yang dinilai tetap bisa dijalankan secara digital.

Baca Juga :  NPWP Pribadi: Pengertian, Syarat, Cara Daftar Online, Manfaat, dan Panduan Lengkap untuk Wajib Pajak

Langkah ini merupakan respon terhadap kebutuhan efisiensi anggaran 2026. Pemprov Bengkulu menghadapi beban belanja rutin yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan mengurangi mobilitas ASN dan menata ulang pola kerja, Pemprov berharap dapat menekan biaya operasional seperti listrik, transportasi dinas, hingga pemeliharaan fasilitas kantor.

Tidak hanya durasi kerja yang berubah, tambahan penghasilan pegawai (TPP) juga mengalami penyesuaian signifikan. Pemerintah memotong TPP pejabat eselon II hingga 60 persen, eselon III sebesar 50 persen, sementara staf mendapatkan penyesuaian dengan persentase yang lebih ringan.

Pemangkasan ini disebut sebagai “konsekuensi logis” dari kebijakan efisiensi belanja pegawai tahun depan.
Herwan memastikan bahwa penerapan WFA tidak berarti ASN dapat bekerja tanpa pengawasan.

Baca Juga :  Tips Bagi ASN Hadapi Lebaran 2026 Saat THR dan TPP Belum Dicairkan di Bank

Pemerintah telah menyiapkan sistem monitoring digital, laporan harian, serta evaluasi kinerja berbasis output agar target kerja tetap tercapai. Setiap OPD diwajibkan mengatur mekanisme internal agar tidak ada layanan publik yang tertunda akibat pola kerja jarak jauh.

Meski menuai reaksi beragam, kebijakan WFA dipandang sebagai langkah adaptif terhadap perubahan zaman. Pemerintah menilai pekerjaan birokrasi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kehadiran fisik, melainkan pada efektivitas penyelesaian tugas. Di banyak daerah lain, gagasan serupa masih berupa wacana, sementara Bengkulu menjadi salah satu provinsi pertama yang menerapkannya secara penuh.

Dengan diberlakukannya sistem kerja baru ini, Pemprov Bengkulu berharap tahun 2026 menjadi momentum untuk menata ulang birokrasi menjadi lebih efisien, fleksibel, dan berbasis kinerja. Pemerintah menegaskan layanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan kebijakan WFA tidak mengurangi kualitas pemerintahan daerah. (***)

Berita Terkait

Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver
Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Tahapan Pengesahannya
17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya
Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”, Gantikan Presisi
Profil Irjen Widodo Kapolda Jambi, Rekam Jejak, Pendidikan dan Harta Kekayaan Rp15,89 Miliar
Daftar Kapolda yang Dirotasi Oktober 2026, Jambi, Sumbar, Sumsel hingga Metro Jaya Berganti
BPNT Rp600.000 Oktober 2026: Sudah Masuk atau Belum? Cek Status Bansos Sekarang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:00 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Tahapan Pengesahannya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00 WIB

17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”, Gantikan Presisi

Berita Terbaru