SpaceX Tambah 29 Satelit Baru, Starlink Kini Tembus 10.400 Unit dan Kuasai Internet Global

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – SpaceX kembali menunjukkan dominasinya di industri internet satelit global. Perusahaan milik Elon Musk itu sukses meluncurkan 29 satelit Starlink baru ke orbit rendah Bumi pada Sabtu (30/5/2026), sehingga jumlah satelit aktif dalam konstelasi Starlink kini melampaui 10.400 unit.

Peluncuran dilakukan menggunakan Falcon 9 dari fasilitas peluncuran di Cape Canaveral Space Force Station. Misi berjalan lancar dan seluruh satelit berhasil ditempatkan di orbit sesuai rencana sekitar satu jam setelah lepas landas.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Starlink sebagai jaringan internet satelit terbesar di dunia. Tambahan satelit baru tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan internet broadband, memperluas jangkauan ke wilayah terpencil, serta mendukung layanan konektivitas langsung ke ponsel atau direct-to-cell yang kini mulai dikembangkan di berbagai negara.

Data pelacak satelit independen menunjukkan jumlah satelit aktif Starlink kini telah melewati angka 10.400 unit. Capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi SpaceX yang terus mempercepat ekspansi layanan internet berbasis satelit di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas global.

Baca Juga :  Promo Tokopedia Hari Ini 2026, Diskon Elektronik hingga 70 Persen

Selain melayani pelanggan rumah tangga, Starlink kini semakin banyak digunakan oleh sektor bisnis, penerbangan, pelayaran, hingga lembaga pemerintahan yang membutuhkan akses internet berkecepatan tinggi di lokasi yang sulit dijangkau jaringan fiber optik maupun menara seluler.

Peluncuran terbaru ini juga menjadi misi ke-61 Falcon 9 sepanjang tahun 2026. Secara keseluruhan, roket andalan SpaceX tersebut telah mencatatkan 644 penerbangan sejak pertama kali beroperasi pada 2010, menjadikannya salah satu roket paling aktif dalam sejarah industri antariksa modern.

Menariknya, keberhasilan SpaceX terjadi hanya beberapa jam setelah pesaingnya, Blue Origin, mengalami insiden saat melakukan uji coba roket New Glenn di Florida. Peristiwa itu kembali menyoroti ketatnya persaingan industri peluncuran satelit dan eksplorasi ruang angkasa yang kini menjadi salah satu sektor teknologi dengan pertumbuhan tercepat.

Dengan ribuan satelit tambahan yang masih direncanakan untuk diluncurkan dalam beberapa tahun ke depan, Starlink diprediksi akan semakin memperluas dominasi di pasar internet satelit global. Kehadiran layanan ini juga berpotensi mengubah peta industri telekomunikasi, termasuk di negara berkembang yang masih menghadapi tantangan pemerataan akses internet.

Baca Juga :  Apple Naikkan Harga Mac di Indonesia, Cek Daftar Harga MacBook Juli 2026

FAQ

Apa itu Starlink?
Starlink adalah layanan internet satelit milik SpaceX yang menggunakan ribuan satelit di orbit rendah Bumi untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi.

Berapa jumlah satelit Starlink saat ini?
Hingga Mei 2026, jumlah satelit aktif Starlink telah melampaui 10.400 unit.

Apa manfaat penambahan satelit baru?
Meningkatkan kapasitas jaringan, memperluas cakupan layanan, dan memperkuat konektivitas internet di wilayah terpencil.

Apa itu Falcon 9?
Falcon 9 adalah roket reusable milik SpaceX yang digunakan untuk mengirim satelit dan berbagai misi luar angkasa.

Apakah Starlink tersedia di Indonesia?
Starlink telah beroperasi di Indonesia dan digunakan untuk mendukung akses internet di berbagai wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional. Tim

Berita Terkait

Rekomendasi 10 HP Terbaik untuk Content Creator 2026, Hasil Video Profesional
Google Cloud Hadirkan Solusi Kendalikan Biaya Token AI, Perusahaan Tak Lagi Khawatir Tagihan Membengkak
iOS 27 Resmi Hadir, Simak Daftar Fitur Baru yang Bikin iPhone Makin Canggih
Harga dan Spesifikasi Redmi Note 17 Series Terbaru, Layar OLED dan Baterai Jumbo
Komdigi Umumkan Hasil Lelang Frekuensi, Ini Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
2 Laptop Murah Rp2 Jutaan Terbaik untuk Pelajar 2026, Cocok untuk Sekolah dan Kuliah
Review Lenovo IdeaPad Slim 3 14IRH10: Intel Core i5, SSD 512GB, Harga Rp10 Jutaan
Yamaha YZF-R7 2026 Resmi Meluncur, Supersport 689 cc Kini Dibekali Teknologi Balap Modern
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:05 WIB

Rekomendasi 10 HP Terbaik untuk Content Creator 2026, Hasil Video Profesional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:00 WIB

Google Cloud Hadirkan Solusi Kendalikan Biaya Token AI, Perusahaan Tak Lagi Khawatir Tagihan Membengkak

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:05 WIB

iOS 27 Resmi Hadir, Simak Daftar Fitur Baru yang Bikin iPhone Makin Canggih

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:05 WIB

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 17 Series Terbaru, Layar OLED dan Baterai Jumbo

Senin, 13 Juli 2026 - 18:00 WIB

Komdigi Umumkan Hasil Lelang Frekuensi, Ini Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz

Berita Terbaru