TPP Dipangkas 70 Persen, ASN Bengkulu Tengah Beralih ke Skema 3 Hari Kantor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BENTENG-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah resmi menerapkan pola kerja baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa 3 hari kerja di kantor dan 2 hari work from anywhere (WFA) atau work from home (WFH). Kebijakan ini mulai berlaku Senin, 12 Januari 2026, dan dinilai tetap mampu menjaga kinerja perangkat daerah meski jam kerja di kantor berkurang.

Kebijakan tersebut diambil setelah Pemkab Bengkulu Tengah menggelar rapat evaluasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu alasan utama perubahan sistem kerja adalah penurunan signifikan transfer pusat ke daerah, yang berdampak pada kemampuan keuangan daerah dalam menjalankan belanja rutin.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga telah memutuskan melakukan pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN hingga 70 persen pada tahun berjalan. Penghematan melalui pengurangan hari kerja di kantor dinilai dapat menekan pengeluaran rutin OPD, termasuk biaya listrik, air, dan kebutuhan operasional lainnya.

Baca Juga :  Tiga Besar Hasil Seleksi Terbuka JPT Kerinci, Ini Daftarnya

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Ayatul Mukhtadin, SH, menjelaskan bahwa skema baru ini telah diputuskan dalam rapat internal dan disepakati untuk mulai dilaksanakan pada 12 Januari. Dengan aturan tersebut, ASN dijadwalkan masuk kantor pada hari Senin hingga Rabu, sementara dua hari lainnya mereka bekerja dari rumah atau lokasi lain sesuai tugas masing-masing.

Namun demikian, Ayatul menegaskan bahwa kebijakan 3 hari ngantor tidak berlaku untuk OPD yang memberikan pelayanan publik langsung kepada masyarakat. Sejumlah dinas tetap wajib bekerja penuh di kantor, di antaranya:
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rumah Sakit Daerah
Seluruh Puskesmas, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), OPD pelayanan publik lainnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira! 5 Bansos Ini Cair Jelang Lebaran 2026, Ada Bantuan hingga Rp8 Juta

“Untuk OPD pelayanan publik, sistem kerja tetap seperti biasa. Kepala OPD mengatur teknisnya agar layanan ke masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Penerapan sistem kerja baru ini menjadi langkah strategis Pemkab Bengkulu Tengah dalam menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal. (***)

Berita Terkait

BKN Ungkap Kabar Terbaru Alih Status PPPK Paruh Waktu, Perpres Jadi Kunci Menuju Penuh Waktu hingga PNS
BPJS Mandiri Bisa Jadi Gratis November 2026, Ini Syarat dan Cara Pindah ke PBI
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 November 2026 Segera Cair? Status SPM Sudah Terbit, Cek NIK KTP Sekarang
Daftar Lengkap 264 Pati dan Pamen Polri yang Dimutasi November 2026, Ini Jabatan Barunya
Saldo KKS Kosong November 2026? Ini 4 Penyebab Bansos PKH dan BPNT Gagal Cair
Wakil Ketua DPR Dorong RUU Perampasan Aset Lindungi Korban Kejahatan Ekonomi
Alih Status PPPK 2026 Segera Diatur Perpres, BKN Ungkap Proses PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Pajak Mobil Tahunan: Cara Menghitung PKB dan SWDKLLJ dengan Mudah, Ini Rincian Biayanya
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:01 WIB

BKN Ungkap Kabar Terbaru Alih Status PPPK Paruh Waktu, Perpres Jadi Kunci Menuju Penuh Waktu hingga PNS

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

BPJS Mandiri Bisa Jadi Gratis November 2026, Ini Syarat dan Cara Pindah ke PBI

Rabu, 4 November 2026 - 21:00 WIB

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 November 2026 Segera Cair? Status SPM Sudah Terbit, Cek NIK KTP Sekarang

Rabu, 4 November 2026 - 14:30 WIB

Daftar Lengkap 264 Pati dan Pamen Polri yang Dimutasi November 2026, Ini Jabatan Barunya

Selasa, 3 November 2026 - 05:00 WIB

Saldo KKS Kosong November 2026? Ini 4 Penyebab Bansos PKH dan BPNT Gagal Cair

Berita Terbaru