BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Pelaku Ditangkap

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar pabrik narkotika golongan satu jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis yang beroperasi diam-diam di sebuah perumahan wilayah Tangerang, Banten.

Pengungkapan yang dilakukan pada Jumat (9/1) itu langsung menyeret tiga pelaku yang berperan sebagai koki produksi, tester, hingga kurir. Operasi ini menjadi salah satu temuan besar BNN di awal tahun 2026.

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Aldrin Hutabarat, menyebut keberhasilan ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti tim lapangan. Selama hampir dua bulan, petugas melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan aktivitas mencurigakan di rumah yang diduga dijadikan tempat produksi narkotika tersebut.

Dari pemantauan yang dilakukan, petugas menemukan bahwa rumah itu telah disulap menjadi pabrik tembakau sintetis selama kurang lebih dua bulan. Aktivitas produksi berlangsung terstruktur dengan memanfaatkan bahan kimia dan alat laboratorium yang didapatkan pelaku melalui pembelian daring tanpa izin resmi.

Baca Juga :  Buronan di Indonesia dan Korsel, Begini Cara Dewi Astutik Dalang Narkoba Rp 5 Triliun Hindari Kejaran Aparat

Tiga pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan. ZD ditetapkan sebagai pelaku utama yang meracik produk, FH bertugas sebagai tester kualitas hasil produksi, sementara FIR berperan sebagai kurir yang mengedarkan barang haram tersebut. Ketiganya kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik BNN RI.

Dari lokasi penggerebekan, tim BNN menyita 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca berbentuk padatan, sisa residu MDMB Inaca, serta berbagai bahan kimia dan peralatan laboratorium. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus.
Aldrin mengatakan, para pelaku mengaku mendapatkan seluruh bahan prekursor narkotika hingga alat laboratorium secara daring.

Baca Juga :  MK Tak Terima Gugatan UU ASN soal TNI/Polri, Pemohon Tak Punya Legal Standing

Temuan ini menjadi sinyal bahwa platform online masih digunakan pelaku kejahatan narkotika sebagai jalur mendapatkan bahan baku secara terselubung.
Ketiga pelaku dijerat Pasal 610 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Ancaman hukuman yang menanti mereka mencapai 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp500 juta. BNN menegaskan bahwa penyidikan akan diperluas untuk mengetahui potensi jaringan yang lebih besar.

BNN menyebut pengungkapan ini telah menyelamatkan sekitar 8.000 jiwa dari ancaman peredaran narkotika sintetis. Aldrin menegaskan komitmen BNN dalam memberantas narkoba serta menjaga masyarakat dari ancaman narkotika yang semakin beragam bentuknya.

Pengungkapan di Tangerang ini menjadi bukti keseriusan BNN memperkuat ketahanan nasional dari bahaya narkoba. (***)

Berita Terkait

DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know
Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast
Best Car Accident Lawyers in the USA 2026 – Free Consultation & No Win No Fee
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Top Personal Injury Lawyers in the USA (2026): Fees, Firms, and How to Choose the Right Attorney
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Mantan Kadishub Kerinci Divonis Terberat di Kasus Korupsi PJU, Ini Rinciannya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:03 WIB

DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know

Kamis, 16 April 2026 - 15:52 WIB

Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast

Selasa, 14 April 2026 - 19:02 WIB

Best Car Accident Lawyers in the USA 2026 – Free Consultation & No Win No Fee

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Berita Terbaru

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Ekonomi

Cara Transfer DANA Aman Tanpa Risiko, Ini Tips Anti Penipuan

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:00 WIB