IHSG Terbang 4,12% Hari Ini, Saham Prajogo Pangestu dan Hapsoro Pimpin Reli Bursa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Bursa saham Indonesia ditutup menguat 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah mendapat dorongan sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik global menyusul kabar perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham berada di zona hijau. Sebanyak 633 saham menguat, 133 saham melemah, dan 193 saham bergerak stagnan. Penguatan ini menjadi salah satu reli terbesar yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi global.

Saham-saham milik konglomerat ternama menjadi motor utama penguatan indeks. Emiten yang terafiliasi dengan pengusaha nasional Prajogo Pangestu mencatat kenaikan cukup tinggi. Saham Barito Renewables Energy naik 4,17 persen, sementara Barito Pacific menguat 4,12 persen. Saham Chandra Asri Pacific bahkan melesat hingga 13,51 persen dan menjadi salah satu top gainers perdagangan hari ini.

Tidak hanya grup Prajogo, saham yang terkait dengan pengusaha Happy Hapsoro juga mencatat performa positif. Saham Bukit Uluwatu Villa melonjak 9,03 persen, diikuti Sanurhasta Mitra dan Rukun Raharja yang sama-sama bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.

Baca Juga :  Harga Kripto Hari Ini 25 Juli 2026: Bitcoin Bertahan di Rp1,15 Miliar, Solana dan Dogecoin Masih Tertekan

Penguatan juga terlihat pada saham-saham yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir. Saham Alamtri Minerals Indonesia menguat 5,40 persen, sedangkan Alamtri Resources Indonesia naik 1,75 persen. Investor juga memburu saham ESSA Industries Indonesia yang turut menguat selama perdagangan berlangsung.

Kelompok saham milik Anthoni Salim juga ikut menikmati sentimen positif pasar. Saham Indofood CBP Sukses Makmur dan Indofood Sukses Makmur sama-sama mencatat kenaikan lebih dari 3 persen. Kinerja positif ini menunjukkan investor kembali memburu saham-saham berfundamental kuat di tengah membaiknya sentimen pasar global.

Meski mayoritas saham menguat, beberapa emiten masih mengalami tekanan jual. Saham Adaro Andalan Indonesia turun 4,34 persen, sementara Medco Energi Internasional melemah 3,67 persen. Selain itu, saham AKR Corporindo dan Mitra Adiperkasa juga ditutup di zona merah.

Analis pasar menilai kesepakatan damai AS-Iran menjadi faktor utama yang mendorong reli pasar saham Asia, termasuk Indonesia. Turunnya harga minyak dunia serta meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko membuat dana asing kembali masuk ke pasar saham. Kondisi tersebut turut menopang penguatan nilai tukar rupiah dan saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga :  Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, Saham BUMI, MEDC, dan MIKA Jadi Penekan Utama, Investor Menanti Sinyal The Fed

Dengan lonjakan lebih dari 4 persen dalam sehari, IHSG menunjukkan bahwa kepercayaan investor mulai pulih. Jika sentimen positif global terus berlanjut dan arus modal asing tetap masuk, peluang penguatan indeks menuju level psikologis berikutnya masih terbuka pada perdagangan pekan ini.

FAQ

Mengapa IHSG naik tajam hari ini?

IHSG naik karena sentimen positif dari perdamaian AS-Iran yang menurunkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik global.

Saham apa yang paling diuntungkan?

Saham grup Prajogo Pangestu seperti BREN, BRPT, dan TPIA menjadi salah satu pendorong utama kenaikan indeks.

Apakah investor asing kembali masuk?

Penguatan IHSG dan rupiah mengindikasikan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko di Indonesia.

Apakah semua saham naik?

Tidak. Beberapa saham seperti AADI, MEDC, AKRA, dan MAPI justru mengalami penurunan.

Bagaimana prospek IHSG selanjutnya?

Analis menilai peluang penguatan masih terbuka jika sentimen global tetap positif dan arus modal asing terus mengalir ke pasar Indonesia. Tim

Berita Terkait

Gangguan Air Perumda Tirta Sakti Kerinci Mulai 27 Oktober 2026, Ini Jadwal Mobil Tangki Gratis
Pinjol Tanpa KTP 2026, Apakah Bisa Cair? Ini Fakta dan Risikonya
Harga Emas Hari Ini 21 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,56 Juta, Cek Harga 100 Gram
Gaji PPPK Sungai Penuh 2027 Tetap Dianggarkan APBD, DPRD Tunggu Aturan Pusat
Harga Emas Hari Ini 19 Oktober 2026: Ini Perbandingan Antam, UBS dan Galeri 24
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Terbaru Tembus Rp9,3 Juta, Ini Rinciannya
Daftar Biaya Perbaikan iPhone Duo 2026, Tanpa AppleCare+ Bisa Rp27 Juta
Harga Mobil Keluarga Oktober 2026, Avanza Mulai Rp244 Juta, BYD M6 DM Rp298 Juta
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Gangguan Air Perumda Tirta Sakti Kerinci Mulai 27 Oktober 2026, Ini Jadwal Mobil Tangki Gratis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Pinjol Tanpa KTP 2026, Apakah Bisa Cair? Ini Fakta dan Risikonya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini 21 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,56 Juta, Cek Harga 100 Gram

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Gaji PPPK Sungai Penuh 2027 Tetap Dianggarkan APBD, DPRD Tunggu Aturan Pusat

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Harga Emas Hari Ini 19 Oktober 2026: Ini Perbandingan Antam, UBS dan Galeri 24

Berita Terbaru