JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Bursa saham Indonesia ditutup menguat 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah mendapat dorongan sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik global menyusul kabar perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham berada di zona hijau. Sebanyak 633 saham menguat, 133 saham melemah, dan 193 saham bergerak stagnan. Penguatan ini menjadi salah satu reli terbesar yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi global.
Saham-saham milik konglomerat ternama menjadi motor utama penguatan indeks. Emiten yang terafiliasi dengan pengusaha nasional Prajogo Pangestu mencatat kenaikan cukup tinggi. Saham Barito Renewables Energy naik 4,17 persen, sementara Barito Pacific menguat 4,12 persen. Saham Chandra Asri Pacific bahkan melesat hingga 13,51 persen dan menjadi salah satu top gainers perdagangan hari ini.
Tidak hanya grup Prajogo, saham yang terkait dengan pengusaha Happy Hapsoro juga mencatat performa positif. Saham Bukit Uluwatu Villa melonjak 9,03 persen, diikuti Sanurhasta Mitra dan Rukun Raharja yang sama-sama bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.
Penguatan juga terlihat pada saham-saham yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir. Saham Alamtri Minerals Indonesia menguat 5,40 persen, sedangkan Alamtri Resources Indonesia naik 1,75 persen. Investor juga memburu saham ESSA Industries Indonesia yang turut menguat selama perdagangan berlangsung.
Kelompok saham milik Anthoni Salim juga ikut menikmati sentimen positif pasar. Saham Indofood CBP Sukses Makmur dan Indofood Sukses Makmur sama-sama mencatat kenaikan lebih dari 3 persen. Kinerja positif ini menunjukkan investor kembali memburu saham-saham berfundamental kuat di tengah membaiknya sentimen pasar global.
Meski mayoritas saham menguat, beberapa emiten masih mengalami tekanan jual. Saham Adaro Andalan Indonesia turun 4,34 persen, sementara Medco Energi Internasional melemah 3,67 persen. Selain itu, saham AKR Corporindo dan Mitra Adiperkasa juga ditutup di zona merah.
Analis pasar menilai kesepakatan damai AS-Iran menjadi faktor utama yang mendorong reli pasar saham Asia, termasuk Indonesia. Turunnya harga minyak dunia serta meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko membuat dana asing kembali masuk ke pasar saham. Kondisi tersebut turut menopang penguatan nilai tukar rupiah dan saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.
Dengan lonjakan lebih dari 4 persen dalam sehari, IHSG menunjukkan bahwa kepercayaan investor mulai pulih. Jika sentimen positif global terus berlanjut dan arus modal asing tetap masuk, peluang penguatan indeks menuju level psikologis berikutnya masih terbuka pada perdagangan pekan ini.
FAQ
Mengapa IHSG naik tajam hari ini?
IHSG naik karena sentimen positif dari perdamaian AS-Iran yang menurunkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik global.
Saham apa yang paling diuntungkan?
Saham grup Prajogo Pangestu seperti BREN, BRPT, dan TPIA menjadi salah satu pendorong utama kenaikan indeks.
Apakah investor asing kembali masuk?
Penguatan IHSG dan rupiah mengindikasikan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko di Indonesia.
Apakah semua saham naik?
Tidak. Beberapa saham seperti AADI, MEDC, AKRA, dan MAPI justru mengalami penurunan.
Bagaimana prospek IHSG selanjutnya?
Analis menilai peluang penguatan masih terbuka jika sentimen global tetap positif dan arus modal asing terus mengalir ke pasar Indonesia. Tim








