Kisah Inspiratif Lulus dengan IPK 4.00, Sarjana Ini Sulit Dapat Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDIDIKAN – Chau Hoang Chi Ton, lulusan baru jurusan Keuangan dan Perbankan Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh (UEH), Vietnam, menorehkan prestasi akademik luar biasa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 dan predikat lulusan terbaik. Namun, capaian tersebut ternyata tidak serta-merta memudahkan langkahnya memasuki dunia kerja.

Sejak masa kuliah, Ton menegaskan bahwa fokus utamanya bukan sekadar mengejar nilai. Ia lebih menekankan pemahaman konsep dan menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap materi perkuliahan.

“Saya belajar untuk memahami, bukan hanya untuk mendapatkan nilai,” ujarnya, dikutip dari vietnam.vn, Jumat (12/12/2025).

Pendekatan tersebut membuat Ton aktif berdiskusi dengan dosen dan memperkaya wawasan melalui belajar mandiri di luar kelas. Hasilnya, ia mampu mempertahankan IPK sempurna hingga lulus.

Manajemen Waktu Jadi Kunci

Menurut Ton, pencapaian akademiknya tidak lepas dari pengelolaan waktu yang disiplin. Ia meyakini setiap orang memiliki kesempatan yang sama selama 24 jam sehari, tergantung bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan.

“Saya berusaha menyeimbangkan antara belajar dan aktivitas lain. Itu pilihan yang menurut saya tepat,” katanya.

Baca Juga :  Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Dalam proses belajar, Ton selalu menetapkan tujuan jangka panjang. Ia rutin mengevaluasi dirinya dengan pertanyaan tentang gambaran masa depan lima hingga sepuluh tahun mendatang. Dari sana, ia menyusun strategi belajar yang berbeda untuk setiap mata kuliah.

Untuk mata kuliah hitungan, ia memperbanyak latihan soal. Sementara untuk mata kuliah teoritis, Ton membuat ringkasan sistematis agar materi lebih mudah dipahami dan diingat.

Beasiswa dan Tekanan Finansial

Di balik prestasi akademiknya, Ton sempat menghadapi tekanan finansial. Biaya kuliah satu semester setara dengan penghasilan dan tabungan keluarganya selama setahun. Kondisi itu membuatnya sempat mempertanyakan dirinya sendiri.

“Apakah saya investasi yang layak bagi orang tua?” ungkapnya.

Keadaan mulai membaik setelah ia berhasil meraih beasiswa penuh. Sepanjang masa studi, Ton tercatat menerima enam dari enam beasiswa prestasi akademik yang tersedia di kampusnya.

Realita Dunia Kerja

Meski lulus dengan catatan akademik nyaris sempurna, Ton harus menghadapi kenyataan pahit saat memasuki dunia kerja. Ia mengaku berkali-kali mendapat penolakan atau tidak memperoleh tanggapan dari perusahaan yang dilamarnya.

Baca Juga :  Bilqis Akhirnya Pulang, Disambut Haru di Makassar ! Rentetan Kisah Penculikan Hingga Dijual ke SAD

Pengalaman tersebut sempat menggoyahkan kepercayaan dirinya. Namun dari situ, Ton menyadari bahwa perusahaan tidak selalu mencari kandidat dengan nilai terbaik, melainkan sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan posisi tertentu.

“Masa-masa itu memaksa saya mengenali kelebihan dan kekurangan diri,” katanya.

Menemukan Arah Karier

Setelah melalui fase penuh keraguan, Ton akhirnya menemukan jalur karier yang sesuai. Saat ini, ia bekerja sebagai auditor di PricewaterhouseCoopers (PwC) Vietnam, salah satu firma audit terbesar di dunia.

Meski bidang audit tidak sepenuhnya sejalan dengan jurusan kuliahnya, pekerjaan tersebut memberinya pengalaman luas, mulai dari standar akuntansi, prosedur audit, hingga pemahaman operasional bisnis.

Ke depan, Ton berencana memperkuat kompetensinya dengan mengikuti sertifikasi keuangan internasional. Ia berharap dapat berkontribusi lebih besar bagi perkembangan sektor keuangan di Vietnam.

Berita Terkait

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu
LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara
Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia
MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 
Tiba di Tanjung Priok, Harga Pikap Impor India untuk Koperasi Merah Putih Diperkirakan Rp 200 Jutaan
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia, Tutup Usia 76 Tahun
Menu MBG Selama Ramadan Disesuaikan, Orang Tua Siswa Soroti Kesegaran Buah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:00 WIB

Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:09 WIB

LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:09 WIB

Bukan 31 Maret, ASN Harus Lapor SPT Paling Lambat 28 Februari

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:59 WIB

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:55 WIB

MenPAN-RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Fokus Fresh Graduate Untuk Mengisi  160 Ribu ASN Yang Pensiun 

Berita Terbaru