Kurang Sosialisasi, Mahasiswa Tidak Mampu di Sungai Penuh Akui Tak Tahu Soal Beasiswa JUARA

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Minimnya sosialisasi program beasiswa JUARA 2025 dari Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mendapat sorotan dari mahasiswa. Wulan, mahasiswi STIE Sakti Alam Kerinci yang berasal dari keluarga kurang mampu, mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya beasiswa tersebut.

Wulan, yang tinggal di Jalan Lima Lurah, Kelurahan Sungai Penuh, menuturkan bahwa informasi tentang beasiswa tidak pernah sampai ke kampusnya. Ia juga belum pernah mendengar mahasiswa lain membahas program bantuan pendidikan dari pemerintah kota itu.

“Tidak tahu saya ada beasiswa dari wali kota. Di kampus pun tak ada informasi atau pemberitahuan,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh memastikan bahwa proses penyaluran beasiswa JUARA 2025 sedang berlangsung. Kabid Pendidikan Dasar Disdik Kota Sungai Penuh menyampaikan bahwa beasiswa untuk SD, SMP, SMA, hingga Tahfiz sudah selesai proses verifikasinya.

Kendala justru muncul pada kategori mahasiswa kurang mampu. Data penerima harus dicocokkan dengan data Dinas Sosial, terutama terkait status kemiskinan (Desil 1 sampai 5). Tahapan ini memerlukan kehati-hatian agar tidak ada penerima ganda, mengingat sebagian mahasiswa juga menerima beasiswa KIP atau Dumisake.

“Insya Allah paling lambat 15 Desember 2025 sudah bisa diluncurkan. SK Wali Kota juga sudah dalam proses finalisasi,” ujar Dr. Roli Darsa, M.Pd., MT.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa beasiswa JUARA merupakan bagian dari visi-misi Wali Kota Alfin Bakar dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Sungai Penuh. Program ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu yang berdomisili di Kota Sungai Penuh.

Di tengah proses ini, mahasiswa berharap agar sosialisasi dilakukan lebih maksimal, baik ke kampus maupun ke masyarakat, agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan tidak ada pelajar yang tertinggal hanya karena kurang informasi. (***)

Baca Juga :  531 Pelajar Tebo Terima Bantuan Dumisake

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan
Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Kabar Baik PPPK, Pemerintah Amankan Anggaran Rp31 Triliun untuk Pengalihan Status
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Berita Terbaru

Teknologi

Huawei FreeClip 2 S Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp3,49 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:00 WIB

Teknologi

5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:07 WIB