750 Pemangku Adat 6 Lurah Sungai Penuh Dilantik Hari Ini dalam Kenduri Sko, Tonggak Pelestarian Warisan Leluhur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Sungai Penuh – Sebanyak 750 calon pemangku adat dari wilayah 6 Lurah Sungai Penuh resmi dilantik secara serentak dalam rangkaian Kenduri Sko yang digelar hari ini di Tanah Mendapo. Prosesi sakral tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan adat istiadat dan melestarikan nilai budaya warisan leluhur yang telah diwariskan turun-temurun.

Ketua Lembaga Adat Sungai Penuh, Depati Maifendri, SP, mengatakan pelantikan dilakukan terhadap para penerima gelar adat yang menggantikan pemangku adat sebelumnya yang telah wafat maupun mereka yang baru mendapatkan pengesahan gelar adat.

“Dalam Kenduri Sko ini sebanyak 750 orang calon pemangku adat 6 Luhah Sungai Penuh akan dilantik secara bersama di Tanah Mendapo hari ini,” ujar Depati Maifendri.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan mengikuti tata cara adat yang telah dijaga selama ratusan tahun. Satu per satu nama calon pemangku adat dibacakan oleh petugas adat. Setiap nama yang selesai dibacakan langsung disambut bunyi gong sebagai tanda bahwa gelar adat tersebut telah sah disandang oleh penerimanya.

Baca Juga :  Melek Medsos, Wali Kota Alfin Bukan Tipikal Pemimpin ‘Asal Bapak Senang’

Bunyi gong memiliki makna simbolis yang mendalam. Selain menjadi penanda pengesahan gelar adat, dentuman gong juga melambangkan pengakuan seluruh masyarakat adat terhadap hak, kewajiban, serta tanggung jawab pemangku adat dalam menjaga marwah adat, menyelesaikan persoalan masyarakat, serta melestarikan budaya Kerinci, khususnya di wilayah 6 Lurah Sungai Penuh.

Kenduri Sko sendiri merupakan tradisi adat terbesar masyarakat Kerinci yang diselenggarakan secara berkala sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, penghormatan kepada leluhur, sekaligus momentum pengukuhan pemangku adat. Ribuan masyarakat diperkirakan memadati lokasi acara untuk menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Para pemangku adat yang dilantik nantinya akan memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Mereka bertugas menjaga hukum adat, menjadi penengah dalam penyelesaian sengketa adat, membimbing generasi muda, serta mempertahankan nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Nurul Anggraini, Putri Alm. Budi VJ, Terima Penghargaan Bupati Merangin atas Perannya Membantu Pembebasan Bilqis

Pelantikan serentak 750 pemangku adat ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pelaksanaan Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh. Masyarakat berharap keberadaan para pemangku adat yang baru mampu memperkuat persatuan, menjaga identitas budaya, serta meneruskan amanah leluhur kepada generasi berikutnya.

FAQ

Apa itu Kenduri Sko?
Kenduri Sko adalah upacara adat masyarakat Kerinci sebagai bentuk syukur, pelestarian budaya, dan pengukuhan gelar adat.

Berapa jumlah pemangku adat yang dilantik?
Sebanyak 750 pemangku adat dari 6 Lurah Sungai Penuh dilantik secara serentak.

Mengapa gong dibunyikan saat pelantikan?
Gong menjadi simbol bahwa gelar adat yang dibacakan telah resmi dan sah disandang oleh penerimanya.

Siapa yang dilantik?
Mereka merupakan penerima gelar adat yang menggantikan pemangku adat yang telah meninggal dunia maupun penerima gelar baru yang telah disahkan.

Apa tugas pemangku adat?
Menjaga adat istiadat, menyelesaikan persoalan adat, membina masyarakat, dan melestarikan budaya warisan leluhur. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Harga Ayam Potong di Pasar Tanjung Bajure Naik Lagi, Kini Capai Rp60 Ribu per Kg
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Azhar Hamzah: Jadi Motivasi Perbaiki Pelayanan Publik
Gaya Jadul Muncul di Pawai HUT RI Sungai Penuh, Aksinya Bikin Heboh
Harga Daging Ayam di Sungai Penuh Naik Jadi Rp54 Ribu per Kg, Warga Soroti Dampak MBG
Pemkot Sungai Penuh Gelar Resepsi HUT RI ke-81, Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Wali Kota Alfin Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Harga Ayam Potong di Pasar Tanjung Bajure Naik Lagi, Kini Capai Rp60 Ribu per Kg

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Azhar Hamzah: Jadi Motivasi Perbaiki Pelayanan Publik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Gaya Jadul Muncul di Pawai HUT RI Sungai Penuh, Aksinya Bikin Heboh

Berita Terbaru