Gubernur Al Haris, Wako Alfin, Bupati Monadi dan Sekda Alfian Terima Gelar Adat Depati Kehormatan di Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Ribuan masyarakat memadati Tanah Mendapo Sungai Penuh untuk menghadiri rangkaian Kenduri Celak, Kenduri Piageang, Kenduri Adeak, dan Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026. Prosesi adat yang berlangsung khidmat ini menjadi momen bersejarah dengan penobatan sejumlah pemimpin daerah yang menerima gelar kehormatan adat.

Prosesi penobatan dipimpin oleh Ngabi Teh Santio Bawo dan disaksikan ribuan masyarakat yang memenuhi arena adat. Tradisi ini merupakan bagian dari pelestarian warisan budaya masyarakat Sungai Penuh yang diwariskan secara turun-temurun. Selain sebagai bentuk penghormatan, pemberian gelar adat juga menjadi amanah moral bagi penerimanya untuk menjaga adat, budaya, serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam prosesi tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menerima gelar adat Depati Amanah Negroi Tanoh Sungai Penuh. Gelar ini melambangkan kepercayaan masyarakat adat kepada sosok pemimpin yang diharapkan mampu menjaga nilai budaya, memperkuat persatuan, serta mendorong pembangunan daerah.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin memperoleh gelar Depati Susun Negeri Tanoh Sungai Penuh. Gelar tersebut mengandung makna harapan agar kepemimpinannya mampu menyusun, membangun, dan memperkokoh tatanan pemerintahan serta kehidupan masyarakat berdasarkan nilai-nilai adat Tanah Mendapo.

Baca Juga :  Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kerinci Monadi dianugerahi gelar Depati Sinaro Bumi Sakti. Gelar ini melambangkan sosok pemimpin yang membawa cahaya, kekuatan, dan kemajuan bagi Kabupaten Kerinci tanpa meninggalkan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alfian menerima gelar Depati Setio Negroi Tanoh Sungai Penuh. Gelar tersebut menjadi simbol kesetiaan dalam mengemban amanah pemerintahan sekaligus menjaga harmoni antara adat, masyarakat, dan pembangunan.

Kenduri Sko merupakan tradisi adat penting bagi masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci. Selain menjadi ajang pengukuhan gelar adat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, melestarikan budaya, serta menghormati para pemangku adat dan leluhur yang telah menjaga warisan budaya hingga saat ini.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang prosesi berlangsung. Mereka berharap para penerima gelar mampu menjaga amanah yang diberikan masyarakat adat sekaligus terus mendukung pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman. Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026 pun kembali menegaskan identitas Tanah Mendapo sebagai salah satu pusat pelestarian adat dan budaya di Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Koordinasi Ketat, Aksi Cepat: Cara Sungai Penuh Hadapi Cuaca Tak Menentu

FAQ

Apa itu Kenduri Sko?
Kenduri Sko merupakan tradisi adat masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh sebagai bentuk pelestarian budaya, penghormatan kepada leluhur, serta pengukuhan pemangku adat.

Siapa yang memimpin prosesi penobatan?
Prosesi dipimpin oleh Ngabi Teh Santio Bawo dan disaksikan ribuan masyarakat yang hadir.

Siapa saja penerima gelar adat pada Kenduri Sko 6 Lurah Sungai Penuh 2026?

  • Gubernur Jambi Al Haris: Depati Amanah Negroi Tanoh Sungai Penuh
  • Wali Kota Sungai Penuh Alfin: Depati Susun Negeri Tanoh Sungai Penuh
  • Bupati Kerinci Monadi: Depati Sinaro Bumi Sakti
  • Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alfian: Depati Setio Negroi Tanoh Sungai Penuh

Apa makna pemberian gelar adat?
Gelar adat merupakan bentuk penghormatan sekaligus amanah moral agar penerimanya menjaga nilai adat, budaya, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Tokoh Pondok Tinggi Dukung Pembangunan Sungai Penuh, Wako Alfin dan Wawako Azhar Tampung Aspirasi
Jadwal Pengaliran Air Sungai Penuh 8 Oktober 2026, Cek Wilayah dan Jam Air Mengalir
Usai Dilantik Wako Alfin, Pensiunan PNS Soroti Dana BAZNAS: “Sebaiknya Diumumkan”
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ekonomi

Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:00 WIB