Ekspor Pinang Jambi Meningkat, 36 Ton Dikirim ke Bangladesh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekspor daerah. Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, melepas pengiriman 36 ton pinang ke Bangladesh dengan nilai transaksi mencapai Rp1,3 miliar. Kegiatan ekspor yang dilakukan PT Export Tani Nusantara ini berlangsung di Pelabuhan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (25/11/2025).

Sekda Sudirman menyatakan bahwa penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, dan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk terus meningkatkan performa ekspor Jambi. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perusahaan eksportir, Balai Karantina Pertanian, PT Pelindo, Bea Cukai, BPS, hingga perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan nilai ekspor daerah.

Ia menegaskan bahwa Jambi merupakan salah satu daerah penghasil pinang terbesar di Indonesia, terutama wilayah pesisir timur yang sudah lama dikenal sebagai sentra pinang. Iklim yang mendukung serta kuatnya jejaring perdagangan yang dibangun para pelaku usaha menjadi faktor pendorong utama tingginya produksi dan permintaan pasar internasional terhadap pinang asal Jambi.

Baca Juga :  Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, kinerja ekspor daerah pada Agustus 2025 mencatat kenaikan signifikan sebesar 12,76 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai ekspor naik dari US$171,32 juta menjadi US$193,18 juta, dipicu oleh meningkatnya permintaan untuk komoditas kopi, teh, rempah, kayu olahan, pulp dan kertas, serta migas. Sementara kontribusi sektor pertanian tercatat sebesar 7,41 persen, dengan komoditas pinang menyumbang 5,34 persen terhadap total ekspor pertanian.

Sekda berharap tren positif ekspor pinang ini tidak berhenti pada rutinitas pelepasan barang, tetapi berkembang menjadi upaya strategis untuk meningkatkan produksi, memperkuat jaringan pasar, dan menghadirkan nilai tambah bagi komoditas lokal. Ia meyakini bahwa semakin banyak petani yang akan merasakan manfaat ekonomi dari peningkatan ekspor, sehingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional semakin kuat.

Baca Juga :  Gerakan 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Masuk Sekolah

Dari pemerintah pusat, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. Idha Widi Arsanti, menjelaskan bahwa permintaan global terhadap pinang terus bertumbuh, terutama dari India, Iran, dan Bangladesh. Pemerintah, kata Idha, terus membuka akses pasar baru melalui perjanjian perdagangan dan program promosi ekspor.

Direktur PT Export Tani Nusantara, Al-Fiqie, menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki prospek cerah dengan pasar yang besar, baik domestik maupun internasional. Menurutnya, komoditas seperti pinang dan rempah memiliki nilai ekonomis tinggi jika dikelola dengan teknologi yang tepat dan manajemen yang baik, sehingga mampu menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, dan BNI Oktober 2026, Siapkan Dana Rp1 Miliar
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.895 pada 14 Oktober 2026
IHSG Menguat ke 5.943, Saham BRPT Melonjak 9,16%, MAPI dan MEDC Ikut Melaju
Cara Menghasilkan Uang dari Shopee Affiliate 2026, Modal HP dan Target Rp100 Ribu Sehari
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 14 Oktober 2026, Saham PTBA, EMAS, dan ERAA Jadi Sorotan
Harga Emas Logam Mulia Hari Ini 14 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,57 Juta
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 14 Oktober 2026 Turun Rp20.000, Cek Daftar Lengkapnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, dan BNI Oktober 2026, Siapkan Dana Rp1 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.895 pada 14 Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

IHSG Menguat ke 5.943, Saham BRPT Melonjak 9,16%, MAPI dan MEDC Ikut Melaju

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Cara Menghasilkan Uang dari Shopee Affiliate 2026, Modal HP dan Target Rp100 Ribu Sehari

Berita Terbaru

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75?

Ekonomi

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Kamis, 15 Okt 2026 - 00:08 WIB