Wajib Tahu! Biaya Layanan Shopee 2026 Naik hingga 9,5%, Gratis Ongkir Berubah dan Bebani Seller

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Kebijakan baru dari Shopee kembali menjadi sorotan setelah platform e-commerce tersebut mengumumkan perubahan biaya layanan untuk program Gratis Ongkir Ekstra yang mulai berlaku pada 2 Mei 2026. Perubahan ini dinilai akan berdampak signifikan bagi para penjual, terutama yang selama ini mengandalkan subsidi ongkos kirim untuk meningkatkan volume penjualan.

Dalam aturan terbaru, Shopee tidak lagi menggunakan sistem tarif tunggal seperti sebelumnya. Kini, produk dibagi menjadi dua kategori utama, yakni ukuran biasa dan ukuran khusus. Pembagian ini menjadi dasar utama dalam menentukan besaran biaya layanan yang harus ditanggung oleh seller ke depannya.

Produk ukuran biasa mencakup barang dengan berat di bawah 5 kilogram serta dimensi maksimal 60 cm di setiap sisi, dengan volume tidak lebih dari 20.000 cm³. Sementara itu, produk ukuran khusus adalah barang yang melebihi batas tersebut, baik dari sisi berat maupun dimensi, sehingga membutuhkan penanganan logistik yang lebih kompleks dan biaya lebih tinggi.

Perubahan paling mencolok terlihat pada kenaikan tarif layanan. Untuk produk ukuran biasa, biaya naik dari 6% menjadi 8% dengan batas maksimum tetap Rp40.000 per produk. Sedangkan untuk produk ukuran khusus, tarif meningkat menjadi 9,5% dengan batas maksimal Rp60.000 per produk, yang tentunya akan semakin menekan margin keuntungan seller.

Baca Juga :  IHSG Melonjak Dekati 6.000! Saham BBCA, BMRI hingga BREN Kompak Terbang Usai BI Rate Naik

Meski demikian, Shopee tetap memberikan insentif bagi penjual yang aktif menggunakan fitur iklan. Seller yang memenuhi syarat tertentu, seperti memiliki rasio iklan minimal 3% dari total penjualan dalam 30 hari terakhir, berpeluang mendapatkan potongan biaya layanan. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mendorong monetisasi melalui fitur iklan di dalam platform.

Selain perubahan biaya layanan, Shopee juga akan menerapkan aturan baru terkait retur barang yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Dalam kebijakan ini, penjual diwajibkan ikut menanggung sebagian biaya ongkos kirim untuk proses pengembalian barang yang diajukan oleh pembeli.

Skema baru tersebut mengatur bahwa seller dapat dikenakan biaya maksimal Rp5.000 per arah dalam satu transaksi retur. Artinya, total biaya yang ditanggung penjual bisa mencapai Rp10.000 untuk satu kasus pengembalian barang, termasuk jika pembeli membatalkan pesanan karena berubah pikiran.

Baca Juga :  Promo Shopee 11.11 Big Sale 2026: Flash Sale Rp11, Gratis Ongkir Rp0, Diskon 90% Bikin Hemat Besar

Namun demikian, terdapat pengecualian dalam kondisi tertentu. Jika kesalahan pengiriman sepenuhnya berasal dari pihak logistik atau ekspedisi, maka biaya pengiriman akan ditanggung oleh platform atau penyedia jasa kirim. Kebijakan ini diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan konsumen dan keberlanjutan bisnis penjual di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat.

FAQ (Boost Ranking & CTR)

1. Kapan kebijakan baru Shopee mulai berlaku?

Perubahan biaya layanan berlaku mulai 2 Mei 2026, sedangkan aturan retur berlaku 1 Juni 2026.

2. Berapa kenaikan biaya layanan Shopee terbaru?

Biaya naik menjadi 8% untuk produk biasa dan 9,5% untuk produk ukuran khusus.

3. Apa perbedaan produk ukuran biasa dan khusus?

Ukuran biasa di bawah 5 kg dan dimensi maksimal 60 cm, sementara ukuran khusus melebihi batas tersebut.

4. Apakah seller bisa mendapatkan diskon biaya layanan?

Bisa, jika memenuhi syarat seperti rasio iklan minimal 3% dari penjualan.

5. Apakah biaya retur ditanggung sepenuhnya oleh seller?

Tidak, hanya sebagian biaya maksimal Rp5.000 per arah, kecuali jika kesalahan dari logistik. (Tim)

Berita Terkait

Harga LPG Bright Gas Turun Mulai 16 Juli 2026, Simak Daftar Tarif Terbaru 3 Kg, 5,5 Kg, dan 12 Kg
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juli 2026 Turun, 1 Gram Dibanderol Rp2,633 Juta
Cara Menghitung Cicilan KUR Berdasarkan Plafon dan Jangka Waktu
Cara Menghitung Simulasi Cicilan Pinjaman Berdasarkan Bunga dan Tenor
Bunga Deposito Berpotensi Naik, Bank Mulai Berebut Dana Nasabah: Simpan Uang di Mana Paling Untung?
AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan
Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu
Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Harga LPG Bright Gas Turun Mulai 16 Juli 2026, Simak Daftar Tarif Terbaru 3 Kg, 5,5 Kg, dan 12 Kg

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:31 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juli 2026 Turun, 1 Gram Dibanderol Rp2,633 Juta

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:02 WIB

Cara Menghitung Cicilan KUR Berdasarkan Plafon dan Jangka Waktu

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:02 WIB

Cara Menghitung Simulasi Cicilan Pinjaman Berdasarkan Bunga dan Tenor

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Bunga Deposito Berpotensi Naik, Bank Mulai Berebut Dana Nasabah: Simpan Uang di Mana Paling Untung?

Berita Terbaru