Untuk Pertama Kali, RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indonesia menorehkan babak baru dalam diplomasi global setelah resmi dikukuhkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB 2026. Penetapan tersebut diumumkan pada organizational meeting pertama Dewan HAM PBB tahun ini yang digelar di Jenewa, Rabu (8/1/2026).

Keputusan ini menandai pertama kalinya Indonesia memegang jabatan tertinggi dalam mekanisme Dewan HAM sejak lembaga itu berdiri pada 2006.

Dipilih Melalui Pemungutan Suara di Kawasan Asia-Pasifik

Indonesia maju sebagai kandidat tunggal dari Asia-Pacific Group (APG) setelah melalui proses seleksi internal dan konsensus kawasan. Dukungan dari negara-negara APG diberikan melalui mekanisme pemilihan yang dilakukan secara resmi di tingkat kawasan.

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif yang dijalankan baik di markas besar PBB di Jenewa maupun melalui pendekatan bilateral dengan negara-negara sahabat.

Baca Juga :  Hasil 16 Besar Piala FA 2026: Liverpool, Arsenal, dan Chelsea Amankan Tiket 8 Besar

Dubes Sidharto Resmi Memimpin Dewan HAM 2026

Jabatan Presiden Dewan HAM 2026 akan diemban oleh Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa. Diplomat senior ini memiliki rekam jejak panjang, termasuk sebagai Dirjen Kerja Sama ASEAN dan Dubes RI untuk India-Bhutan.

Sebagai presiden, Sidharto akan memimpin seluruh sidang, mengoordinasikan agenda tahunan, serta memfasilitasi dialog antarkawasan yang menjadi inti kerja Dewan HAM.

Tema Presidensi: “A Presidency for All”

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia akan menjalankan mandat ini secara objektif, inklusif, dan transparan. Tema yang diusung, “A Presidency for All”, menekankan komitmen Indonesia untuk memastikan Dewan HAM tetap kredibel dan responsif terhadap tantangan global.

Baca Juga :  Timnas U-17 Indonesia Tundukkan Honduras 2-1 dalam Laga Dramatis Piala Dunia U-17 2025

Presidensi ini diharapkan mampu membuka ruang dialog lebih luas, menguatkan kepercayaan antarnegara, dan memperbaiki efektivitas kerja Dewan.

Rekam Jejak Indonesia di Dewan HAM

Penunjukan Indonesia tidak lepas dari rekam jejak positif dalam isu HAM internasional, di antaranya:

enam kali menjadi anggota Dewan HAM PBB,

dua kali menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan HAM (2009 dan 2024),

pernah menjadi Ketua Komisi HAM PBB pada 2005.

Prestasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang mampu memainkan peran sentral dalam isu-isu hak asasi manusia.

Berita Terkait

Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA
Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Berita Terbaru