UMKM Jadi Andalan, Al Haris Ajak BUMN Perluas Akses Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pentingnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ketahanan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Jambi Business Matching Forum 2026 di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi bersama Rumah BUMN Jambi ini menjadi wadah strategis mempertemukan pelaku UMKM dengan BUMN serta mitra usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

UMKM Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Dalam sambutannya, Al Haris menekankan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga menjaga perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“UMKM tumbuh dari masyarakat dan menjadi penggerak ekonomi dari bawah. Namun, mereka tetap membutuhkan dukungan, baik dari sisi permodalan, manajemen, hingga akses pasar,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan BUMN sebagai “bapak asuh” menjadi langkah strategis dalam mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Tantangan Ekonomi, UMKM Jadi Penopang

Gubernur juga menyinggung kondisi ekonomi yang tengah menghadapi tantangan, baik secara global maupun nasional. Meski pertumbuhan ekonomi Jambi masih positif, ia mengakui adanya perlambatan perputaran uang di daerah.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Al Haris Dilaporkan ke KPK, Disorot Media Nasional.

“Kita harus jujur bahwa ada perlambatan yang dirasakan. Oleh karena itu, sektor riil harus diperkuat, dan UMKM menjadi salah satu penopang utama,” tegasnya.

Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luas

Al Haris mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, mulai dari kemasan, standar produksi, hingga legalitas usaha. Ia berharap produk lokal Jambi mampu bersaing tidak hanya di pasar daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk BUMN, hotel, dan restoran, untuk lebih mengutamakan penggunaan produk dalam negeri.

“Kalau bukan kita yang menggunakan produk Jambi, siapa lagi? Dukungan nyata akan menciptakan efek berganda bagi ekonomi masyarakat,” katanya.

MoU Harus Berlanjut ke Aksi Nyata

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara BUMN dan pelaku UMKM. Gubernur menegaskan agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni semata.

“MoU ini harus ditindaklanjuti dengan pembelian nyata, distribusi produk, dan kerja sama berkelanjutan agar UMKM benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Kenduri Sko Siulak Mukai, Gubernur Al Haris Apresiasi Masyarakat Pertahankan Nilai Budaya

Forum Jadi Ruang Transaksi Nyata

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Kemas Muhammad Fuad, menjelaskan bahwa forum ini dirancang sebagai ruang interaksi bisnis yang konkret.

“Kami fokus pada kurasi produk, pemetaan kebutuhan pasar, hingga penjajakan kerja sama langsung antara UMKM dan mitra usaha,” jelasnya.

Sementara itu, CEO Rumah BUMN Jambi, Deko Sanjaya, menyebutkan bahwa sebanyak 29 UMKM unggulan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Forum ini diharapkan mampu membangun kemitraan yang berkelanjutan, tidak hanya menghasilkan transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat jejaring usaha di Provinsi Jambi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor, memastikan UMKM tidak berjalan sendiri, serta menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

“UMKM tidak boleh berjalan sendiri. Pemerintah, BUMN, dan semua pihak harus hadir untuk memastikan mereka tumbuh dan naik kelas,” pungkas Al Haris.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Pemprov Jambi Siapkan Rp40,7 Miliar untuk Haji 2026
Aturan Baru! Siswa di Sungai Penuh Tak Boleh Bawa Motor ke Sekolah
Perselisihan Siswa di Luar Sekolah, SMPN 8 Sungai Penuh Ambil Langkah Sesuai Kewenangan
Meski WFH, PKK Jambi Tetap Berbagi Lewat Pojok Berkah
Bonus Demografi 2040, Al Haris Minta Jambi Siapkan SDM Berkualitas
Wako Alfin Ajak Warga Taat Pajak, Pembayaran Bisa 90 Hari Jatuh Tempo
DPRD Sungai Penuh Mulai Bahas LKPJ 2025, Soroti Kinerja dan Anggaran
Seleksi Paskibraka 2026 Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini Pesan Sekda Alpian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 04:00 WIB

UMKM Jadi Andalan, Al Haris Ajak BUMN Perluas Akses Pasar

Jumat, 10 April 2026 - 02:11 WIB

Pemprov Jambi Siapkan Rp40,7 Miliar untuk Haji 2026

Kamis, 9 April 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Siswa di Luar Sekolah, SMPN 8 Sungai Penuh Ambil Langkah Sesuai Kewenangan

Kamis, 9 April 2026 - 10:05 WIB

Meski WFH, PKK Jambi Tetap Berbagi Lewat Pojok Berkah

Kamis, 9 April 2026 - 08:00 WIB

Bonus Demografi 2040, Al Haris Minta Jambi Siapkan SDM Berkualitas

Berita Terbaru

Daerah

UMKM Jadi Andalan, Al Haris Ajak BUMN Perluas Akses Pasar

Jumat, 10 Apr 2026 - 04:00 WIB

Daerah

Pemprov Jambi Siapkan Rp40,7 Miliar untuk Haji 2026

Jumat, 10 Apr 2026 - 02:11 WIB