Pembiayaan Mobil Baru Tembus Rp143,28 Triliun di 2026, OJK Peringatkan Risiko Gagal Bayar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA — Pembiayaan mobil baru di Indonesia masih menunjukkan dominasi kuat pada awal 2026. Hingga Februari, total penyaluran kredit kendaraan roda empat baru mencapai Rp143,28 triliun, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan baru meski kondisi ekonomi masih dinamis.

Data tersebut diungkap oleh Otoritas Jasa Keuangan yang mencatat bahwa porsi pembiayaan mobil baru mencapai 26,47% dari total industri multifinance. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pembiayaan mobil bekas yang berada di level Rp88,36 triliun atau sekitar 16,32%.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun mobil bekas menawarkan harga lebih terjangkau, konsumen Indonesia masih cenderung memilih mobil baru karena faktor kenyamanan, teknologi, serta kemudahan skema pembiayaan yang ditawarkan oleh perusahaan leasing.

Di tengah tren tersebut, OJK mengingatkan bahwa pertumbuhan pembiayaan harus diimbangi dengan manajemen risiko yang ketat. Perusahaan pembiayaan diminta lebih selektif dalam menyalurkan kredit guna menghindari lonjakan kredit macet di masa mendatang.

Baca Juga :  Rekomendasi HP Android Terlaris 2026 di Shopee: Murah, RAM Besar & Gaming Lancar

Selain itu, dinamika ekonomi global dan domestik juga menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan. Ketidakstabilan ekonomi berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan risiko gagal bayar.

OJK juga menyoroti maraknya praktik pembelian kendaraan dengan skema “STNK only” yang dinilai berbahaya. Skema ini berpotensi merugikan konsumen karena tidak dilengkapi dokumen resmi yang sah dan dapat memicu masalah hukum di kemudian hari.

Untuk itu, regulator mendorong seluruh pelaku industri dan masyarakat agar hanya melakukan transaksi melalui jalur resmi. Edukasi terus diperkuat agar konsumen memahami pentingnya legalitas dokumen dalam pembiayaan kendaraan.

Ke depan, industri multifinance diprediksi tetap tumbuh, namun dengan pendekatan yang lebih hati-hati. Keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko menjadi kunci utama menjaga stabilitas sektor pembiayaan nasional.

Baca Juga :  Cara Isi Saldo BRIZZI untuk Tol 2026, Praktis Lewat HP Tanpa Ribet

FAQ :

1.Apa itu pembiayaan multifinance?

Pembiayaan multifinance adalah layanan kredit dari perusahaan pembiayaan untuk kebutuhan seperti kendaraan, elektronik, hingga modal usaha.

2.Berapa total pembiayaan mobil baru 2026?

Hingga Februari 2026, pembiayaan mobil baru mencapai Rp143,28 triliun.

3.Kenapa mobil baru lebih diminati dibanding bekas?

Karena menawarkan teknologi terbaru, kondisi kendaraan lebih prima, serta skema kredit yang menarik.

4.Apa risiko kredit kendaraan?

Risiko utama adalah gagal bayar yang dapat berdampak pada kredit macet dan penyitaan kendaraan.

5.Apa itu skema STNK only?

Skema pembelian kendaraan tanpa dokumen lengkap, hanya STNK, yang berisiko secara hukum dan finansial. (Tim)

Berita Terkait

10 Maskapai Terbaik di Dunia 2026 Versi Skytrax, Asia Dominasi Langit Penerbangan Global
Purbaya: Jika Punya Dolar, Jual Dolar Sekarang
Biaya Ganti Baterai BYD Terbongkar, Pemilik Mobil Listrik Bisa Keluar Rp 176 Juta
Harga Emas Antam Terbaru, Senin 25 Mei 2026 Update Terbaru, Simak Sebelum Beli
Ekspor Sawit Satu Pintu, SPI Minta Reforma Agraria Dipercepat
Mobil 1.400 Cc Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026? Ini Penjelasan Pertamina
Gold Prices Today, Sunday May 24, 2026 Remain Stable as Global Investors Monitor Economic Uncertainty
Xiaomi Redmi A5 Masuk HP Terlaris Dunia 2026, Harga Kini Rp 1,5 Jutaan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:30 WIB

10 Maskapai Terbaik di Dunia 2026 Versi Skytrax, Asia Dominasi Langit Penerbangan Global

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB

Purbaya: Jika Punya Dolar, Jual Dolar Sekarang

Senin, 25 Mei 2026 - 07:02 WIB

Biaya Ganti Baterai BYD Terbongkar, Pemilik Mobil Listrik Bisa Keluar Rp 176 Juta

Senin, 25 Mei 2026 - 06:02 WIB

Ekspor Sawit Satu Pintu, SPI Minta Reforma Agraria Dipercepat

Senin, 25 Mei 2026 - 05:00 WIB

Mobil 1.400 Cc Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026? Ini Penjelasan Pertamina

Berita Terbaru

Bisnis

Purbaya: Jika Punya Dolar, Jual Dolar Sekarang

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00 WIB