Murady Darmansyah Hibahkan Tanah Rp40 Miliar untuk Kampus STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Murady Darmasyah Hibahkan Tanah Untuk Kampus STIKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Foto : Ist

Murady Darmasyah Hibahkan Tanah Untuk Kampus STIKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Foto : Ist

YOGYAKARTA – Dukungan besar untuk pendidikan Muhammadiyah datang dari H.A. Murady Darmansyah yang menghibahkan tanah senilai Rp40 miliar kepada STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Penyerahan berlangsung khidmat di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cikditiro, Yogyakarta, Sabtu (14/3/2026) dan diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.

Tanah seluas dua hektare ini berada di lokasi strategis Desa Kumun, Kota Sungai Penuh, tepat di depan Rumah Dinas Wali Kota. Rencananya, lahan tersebut akan digunakan untuk membangun kampus baru STKIP Muhammadiyah yang lebih modern dan representatif.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah dan akademisi, antara lain Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto, Dahlan Rais, Sekretaris PP Muhammadiyah Sayuti, Ketua Majelis Diktilitbang Prof. Bambang Setiaji, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Prof. Nurmandi, Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Mahli ZT, dan Ketua BPH STKIPM Sungai Penuh Nasrullah.

Baca Juga :  Sungai Penuh, Satu-satunya Kota di Jambi yang Masih Memiliki Desa

Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Mahli ZT, menyampaikan rasa syukur atas hibah tanah tersebut. Menurutnya, bantuan ini menjadi pondasi penting untuk mewujudkan kampus baru dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Sungai Penuh.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Murady yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan kampus STKIP Muhammadiyah. Ini bagian dari amal saleh dan ibadah di bulan Ramadan,” ujar Mahli.

Baca Juga :  Apel Perdana Usai Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi ASN

Mahli menambahkan, penyerahan hibah ini menjadi tahap krusial dalam rencana besar pengembangan kampus. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas akademik kampus.

Lahan baru ini akan dimanfaatkan untuk memperluas fasilitas pendidikan, termasuk ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas penunjang akademik lainnya. Pihak kampus berharap, aksi ini juga menjadi inspirasi bagi donatur lain untuk mendukung pendidikan Muhammadiyah di Jambi.

Dengan rencana pembangunan kampus baru ini, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi unggul di wilayah Jambi. (Ddi)

Berita Terkait

MPR Minta Maaf soal Polemik LCC 4 Pilar 2026, Juri dan MC Resmi Dinonaktifkan
Viral Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar 2026 Disorot, MPR Akui Ada Kelalaian
10 Besar Calon Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh 2026-2031 Diumumkan, Ada Ulama hingga Mantan Pejabat
Nasib Guru Honorer 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Mengajar hingga Akhir Tahun
Beasiswa SCG 2026 Dibuka, Siswa SMA hingga Mahasiswa Bisa Dapat Dana Pendidikan Rp 8 Juta
Tiga Calon Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Diuji Dua Hari di LPPM Universitas Jambi
Cara Belajar Data Science dari Nol untuk Pemula 2026
7 Tablet Murah Terbaik untuk Pelajar 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
Berita ini 288 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

MPR Minta Maaf soal Polemik LCC 4 Pilar 2026, Juri dan MC Resmi Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:00 WIB

Viral Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar 2026 Disorot, MPR Akui Ada Kelalaian

Senin, 11 Mei 2026 - 17:24 WIB

10 Besar Calon Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh 2026-2031 Diumumkan, Ada Ulama hingga Mantan Pejabat

Senin, 11 Mei 2026 - 01:00 WIB

Nasib Guru Honorer 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Mengajar hingga Akhir Tahun

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa SCG 2026 Dibuka, Siswa SMA hingga Mahasiswa Bisa Dapat Dana Pendidikan Rp 8 Juta

Berita Terbaru