Tips Aman Pakai ShopeePay 2026, Hindari Penipuan dan Peretasan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Penggunaan dompet digital ShopeePay semakin meningkat seiring pesatnya transaksi online di Indonesia. Namun, di balik kemudahan tersebut, pengguna juga perlu meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari risiko peretasan dan penipuan digital.

Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa perlindungan akun tidak hanya bergantung pada sistem aplikasi, tetapi juga pada kebiasaan pengguna dalam menjaga data pribadi.

Jangan Pernah Bagikan PIN dan OTP

Salah satu prinsip utama dalam menjaga keamanan akun adalah menjaga kerahasiaan kode akses.

Pengguna diminta untuk tidak pernah membagikan PIN, kode OTP, maupun kata sandi kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai layanan resmi.

Shopee sendiri menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data sensitif tersebut melalui telepon, pesan, atau email.

Baca Juga :  Awal 2026, Harga BBM Non-Subsidi Kompak Turun

Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan

Untuk meningkatkan perlindungan, pengguna disarankan mengaktifkan fitur biometrik seperti sidik jari atau pengenalan wajah.

Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan saat login maupun melakukan transaksi melalui ShopeePay.

Gunakan PIN yang Kuat dan Unik

Hindari penggunaan PIN yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau angka berurutan.

Gunakan kombinasi angka yang lebih kompleks serta lakukan pergantian PIN secara berkala untuk meminimalisir risiko pembobolan akun.

Upgrade ke ShopeePay Plus

Pengguna juga disarankan melakukan verifikasi akun menjadi ShopeePay Plus dengan menggunakan identitas resmi.

Selain meningkatkan limit transaksi, fitur ini juga memberikan perlindungan tambahan terhadap aktivitas mencurigakan.

Baca Juga :  Investor Asing Net Buy Besar di Tengah Kejatuhan IHSG, Ini Daftarnya

Hindari Wi-Fi Publik saat Transaksi

Transaksi keuangan sebaiknya tidak dilakukan melalui jaringan Wi-Fi publik karena berpotensi disusupi pihak tidak bertanggung jawab.

Gunakan jaringan pribadi atau data seluler untuk memastikan keamanan data tetap terjaga.

Rutin Cek Riwayat Transaksi

Memantau riwayat transaksi secara berkala sangat penting untuk mendeteksi aktivitas yang tidak dikenal.

Jika ditemukan transaksi mencurigakan, pengguna dapat segera mengambil tindakan seperti mengganti PIN atau melaporkan ke layanan pelanggan resmi.

Waspada Modus Phishing

Penipuan digital kerap dilakukan melalui tautan palsu atau pesan berhadiah.

Pengguna diminta untuk tidak sembarangan mengklik link yang tidak jelas sumbernya dan selalu memastikan akses dilakukan melalui aplikasi resmi.

Berita Terkait

BI Yakin Rupiah Bakal Menguat, Investor Asing Serbu SBN dan SRBI Usai BI Rate Naik 5,50 Persen
8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi 2026, FTMM Nomor Satu
10 Bisnis Online yang Lagi Viral 2026, Modal Minim Untung Maksimal
Cara Jadi Content Creator Pemula Modal HP, Bisa Cuan Jutaan
Kemenkeu Ungkap Alasan Pencekalan Tyo Nugros ke Luar Negeri
BI Ungkap Kondisi Dompet Warga RI: Cicilan Naik, Tabungan Turun
Tunjangan Guru Naik 2026, Kini Langsung Cair ke Rekening Setiap Bulan
Rupiah Menguat ke Rp17.910 per Dolar AS, Simak Faktor Pendorong dan Prediksi Bank Indonesia
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:00 WIB

BI Yakin Rupiah Bakal Menguat, Investor Asing Serbu SBN dan SRBI Usai BI Rate Naik 5,50 Persen

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:00 WIB

8 Fakultas Unair dengan Gaji Alumni Tertinggi 2026, FTMM Nomor Satu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:00 WIB

10 Bisnis Online yang Lagi Viral 2026, Modal Minim Untung Maksimal

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:00 WIB

Cara Jadi Content Creator Pemula Modal HP, Bisa Cuan Jutaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Alasan Pencekalan Tyo Nugros ke Luar Negeri

Berita Terbaru