10 Bisnis Online yang Lagi Viral 2026, Modal Minim Untung Maksimal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS-Perkembangan teknologi dan media sosial membuat peluang bisnis online semakin terbuka lebar pada 2026. Banyak jenis usaha baru bermunculan dan viral di internet karena dianggap mudah dijalankan, minim modal, tetapi punya potensi keuntungan besar.

Namun, tidak semua bisnis viral mampu bertahan lama. Dibutuhkan strategi, konsistensi, dan inovasi agar usaha tetap berkembang meski tren berubah.

Berikut 10 bisnis online yang sedang viral di 2026 dan dinilai punya peluang jangka panjang.

1. Affiliate Marketing

Affiliate marketing masih menjadi salah satu bisnis online paling populer di 2026, terutama melalui TikTok Shop dan Shopee.

Model bisnis ini memungkinkan seseorang mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk melalui tautan khusus tanpa perlu menyimpan stok barang.

Keuntungan lainnya, bisnis ini bisa dijalankan hanya dengan modal konten kreatif dan akun media sosial aktif.

2. Jasa Konten Kreator dan Video Editor TikTok

Permintaan konten video pendek terus meningkat seiring maraknya promosi digital di media sosial.

Karena itu, jasa konten kreator dan editor video TikTok kini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Target pasarnya cukup luas, mulai dari UMKM, online shop, hingga influencer yang membutuhkan konten profesional untuk meningkatkan engagement.

3. Jualan Produk Digital

Produk digital seperti e-book, template Canva, preset foto, digital planner, hingga kelas online menjadi salah satu bisnis dengan margin keuntungan tinggi.

Produk cukup dibuat satu kali, lalu bisa dijual berkali-kali tanpa biaya produksi tambahan yang besar.

Baca Juga :  MSCI Umumkan Hasil Review Hari Ini, Investor Wajib Waspadai Risiko GOTO

Bisnis ini cocok untuk mahasiswa, pekerja kreatif, hingga profesional yang memiliki keahlian tertentu.

4. UGC Creator dan UGC Agency

UGC atau User Generated Content menjadi tren pemasaran baru yang dianggap lebih natural dan autentik dibanding iklan biasa.

Brand kini lebih tertarik menggunakan konten bergaya realistis karena dinilai lebih dipercaya audiens.

Peluang ini membuat jasa UGC creator dan agency semakin dibutuhkan di berbagai sektor seperti skincare, fashion, makanan, dan rumah tangga.

5. Thrift Fashion dan Fashion Unik

Bisnis thrift atau pakaian preloved masih diminati, terutama di kalangan Gen Z dan mahasiswa.

Selain harga yang lebih murah, tren sustainable fashion juga ikut mendorong meningkatnya minat terhadap produk fashion bekas berkualitas.

Fashion vintage dan item unik kini punya pasar tersendiri di media sosial maupun marketplace.

6. Jualan Skincare dan Produk Organik

Kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri membuat bisnis skincare terus berkembang.

Tak hanya perempuan, kini semakin banyak laki-laki yang mulai menggunakan produk perawatan kulit.

Namun, pelaku usaha di bidang ini wajib memastikan produk memiliki izin BPOM agar aman dan terpercaya.

7. Dropship Fashion dan Online Shop

Sistem dropship tetap menjadi pilihan favorit pemula karena tidak membutuhkan stok barang.

Dalam sistem ini, supplier akan langsung mengirimkan barang kepada pelanggan atas nama penjual.

Risiko bisnis pun lebih kecil karena tidak perlu modal besar untuk menyimpan produk.

Baca Juga :  Nomor HP 10 Tahun Bisa Bantu Penilaian Pinjaman, Begini Penjelasannya

8. AI Freelancer dan AI Agency

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka peluang bisnis baru di bidang digital.

Kini banyak perusahaan membutuhkan jasa berbasis AI seperti copywriting, desain, penerjemahan, hingga administrasi otomatis.

Bahkan, banyak freelancer Indonesia mulai mendapatkan klien luar negeri melalui layanan berbasis AI.

9. Virtual Assistant (VA)

Virtual Assistant atau VA menjadi profesi online yang semakin dicari di era kerja jarak jauh.

Tugasnya meliputi pengelolaan email, jadwal, media sosial, hingga administrasi bisnis.

Modal bisnis ini relatif kecil dan bisa dijalankan hanya dengan laptop serta koneksi internet.

10. Kursus Online dan Kelas Digital

Kebiasaan belajar secara online membuat bisnis kelas digital berkembang pesat.

Kini banyak orang menjual pengetahuan mereka melalui webinar, video pembelajaran, hingga mentoring online.

Selain biaya operasional rendah, bisnis ini juga memungkinkan menjangkau peserta dari berbagai daerah sekaligus.

Tips Agar Bisnis Viral Bisa Bertahan Lama

Meski sedang tren, bisnis online tetap membutuhkan strategi agar tidak hanya viral sesaat.

Beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Melakukan riset pasar sebelum memulai bisnis
  • Menjaga kualitas produk dan layanan
  • Konsisten membangun branding
  • Aktif memanfaatkan media sosial
  • Terus berinovasi mengikuti tren pasar
  • Membangun loyalitas pelanggan
  • Mengelola keuangan secara disiplin

Dengan strategi yang tepat, bisnis online yang awalnya hanya mengikuti tren bisa berkembang menjadi usaha jangka panjang yang stabil dan menguntungkan.

Berita Terkait

Hack Binance Terbesar? Ini Kronologi Dugaan Pencurian Aset Kripto Rp114 Triliun
PNS Tidak Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu, Simak Aturan Terbaru 2026
Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat
Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Hack Binance Terbesar? Ini Kronologi Dugaan Pencurian Aset Kripto Rp114 Triliun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PNS Tidak Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu, Simak Aturan Terbaru 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Berita Terbaru