BISNIS-Pergerakan pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. IHSG tercatat melemah signifikan hingga menjadi salah satu indeks dengan performa terburuk di kawasan Asia Pasifik untuk kategori emerging market.
Meski tekanan jual asing masih mendominasi pasar, sejumlah saham justru mencatat aksi pembelian besar-besaran oleh investor asing. Menariknya, saham-saham yang paling banyak diborong berasal dari sektor sumber daya alam, teknologi, dan emiten yang terafiliasi dengan Grup Bakrie serta Grup Salim.
IHSG Turun Tajam di Sesi Pertama
Pada sesi pertama perdagangan, IHSG tercatat turun sekitar 2,76 persen. Sentimen negatif global, tekanan pasar regional, hingga aksi profit taking disebut menjadi faktor utama pelemahan indeks.
Tekanan jual investor asing juga masih cukup besar dengan nilai net sell mencapai sekitar Rp515 miliar.
Meski demikian, di tengah koreksi pasar yang cukup dalam, beberapa saham justru menjadi target akumulasi asing.
Saham Grup Bakrie Jadi Buruan Asing
Data perdagangan menunjukkan saham-saham terafiliasi Grup Bakrie mendominasi daftar top foreign buy pada sesi pertama perdagangan.
Saham yang paling banyak diborong asing adalah:
- BUMI — 310,95 juta saham
- BNBR — 115,90 juta saham
- BRMS — 104,12 juta saham
Selain saham Grup Bakrie, investor asing juga tercatat mengoleksi saham teknologi dan properti seperti:
- GOTO — 62,84 juta saham
- BKSL — 38,69 juta saham
Aksi beli besar tersebut memunculkan spekulasi bahwa investor asing mulai melihat peluang rebound pada saham-saham yang sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam.
Kenapa Saham SDA dan Teknologi Diborong?
Sektor sumber daya alam masih dianggap memiliki prospek menarik karena harga komoditas global yang relatif tinggi.
Sementara itu, saham teknologi seperti GOTO dinilai mulai menarik secara valuasi setelah mengalami koreksi panjang dalam beberapa waktu terakhir.
Investor asing biasanya memanfaatkan momentum penurunan pasar untuk melakukan akumulasi pada saham-saham yang dianggap undervalued.
Beberapa faktor yang membuat saham tertentu diborong asing antara lain:
- Valuasi murah
- Potensi rebound tinggi
- Likuiditas besar
- Fundamental jangka panjang
- Prospek sektor masih positif
Saham yang Paling Banyak Dijual Asing
Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan jual besar dari investor asing.
Berikut daftar top foreign sell sesi pertama:
- DSSA — 151,71 juta saham
- KOTA — 110,04 juta saham
- BIPI — 95,17 juta saham
- BULL — 38,99 juta saham
- MDIA — 38,18 juta saham
Aksi jual asing pada saham-saham tersebut kemungkinan dipengaruhi strategi rotasi sektor dan pengambilan keuntungan jangka pendek.
IHSG Jadi yang Terburuk di Asia Pasifik
Penurunan IHSG kali ini membuat pasar saham Indonesia tercatat menjadi salah satu indeks dengan performa terburuk di kawasan emerging market Asia Pasifik.
Kondisi tersebut dipengaruhi beberapa sentimen global seperti:
- Kekhawatiran suku bunga tinggi
- Tekanan ekonomi global
- Geopolitik internasional
- Arus keluar dana asing
Investor kini masih menunggu arah kebijakan bank sentral global terutama Federal Reserve terkait suku bunga.
Peluang Rebound Masih Terbuka?
Meski pasar sedang terkoreksi, sebagian analis menilai peluang rebound IHSG masih terbuka jika tekanan eksternal mulai mereda.
Aksi beli asing pada sejumlah saham tertentu juga dianggap sebagai sinyal bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan daya tarik.
Namun, investor tetap disarankan berhati-hati terhadap volatilitas tinggi yang masih mungkin terjadi dalam jangka pendek.
Strategi Investor Saat Pasar Turun
Saat IHSG mengalami tekanan, investor biasanya menerapkan beberapa strategi seperti:
- Buy on weakness
- Diversifikasi portofolio
- Fokus saham fundamental kuat
- Menunggu konfirmasi rebound
- Mengurangi transaksi spekulatif
Manajemen risiko tetap menjadi faktor penting di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
FAQ IHSG dan Saham Asing
Kenapa IHSG turun tajam?
IHSG turun akibat sentimen global negatif, tekanan jual asing, dan kekhawatiran ekonomi dunia.
Saham apa yang paling banyak dibeli asing?
BUMI, BNBR, BRMS, GOTO, dan BKSL menjadi saham dengan net foreign buy terbesar.
Apa arti net foreign buy?
Net foreign buy adalah kondisi ketika investor asing lebih banyak membeli dibanding menjual saham tertentu.
Kenapa investor asing membeli saat pasar turun?
Biasanya investor asing mencari peluang membeli saham murah saat pasar terkoreksi.
Apakah IHSG masih bisa rebound?
Peluang rebound masih ada jika sentimen global membaik dan arus dana asing kembali masuk.









