PURBALINGGA-Upaya pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razani (18), pendaki asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet sejak 29 Desember 2025, berakhir dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).
Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo, menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh relawan di area bebatuan Sungai Lembarang, jalur yang menghubungkan kawasan Gunung Malang dan Baturraden.
Tim SAR gabungan segera menuju titik penemuan untuk melakukan proses evakuasi. Jenazah akan dibawa turun melalui jalur Gunung Malang dan selanjutnya dibawa ke RSUD Goeteng Purbalingga. Estimasi tim tiba di pemukiman warga Dukuh Gunung Malang diperkirakan pada pukul 17.00–18.00 WIB.
Jejak Pencarian Selama 17 Hari
Syafiq dilaporkan hilang setelah mendaki bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, melalui jalur Dipajaya, Pemalang, pada Sabtu malam (27/12/2025). Himawan berhasil ditemukan lebih dahulu di Pos 9 pada 29 Desember.
Operasi SAR resmi dihentikan pada 7 Januari 2026 setelah tidak menemukan tanda keberadaan Syafiq, namun sejumlah relawan dari basecamp Bambangan dan Baturraden tetap melanjutkan pencarian secara mandiri.
Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri, menjelaskan bahwa tiga SRU dikerahkan sejak 9 Januari mengikuti pemetaan Basarnas, kemudian memperluas pencarian ke jalur Baturraden hingga akhirnya titik keberadaan Syafiq ditemukan.









