Pesawat ATR IAT Hilang Kontak di Maros: Ini Rekaman Terakhir dari ATC

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –Sebuah pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) saat berada di fase akhir pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin. Pesawat dengan registrasi PK-THT itu diperkirakan terakhir berada di wilayah perbukitan karst Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, mengonfirmasi bahwa pencarian telah difokuskan ke Desa Leang-leang, Maros—sebuah area yang dikenal memiliki kontur batuan kapur dan tebing curam.

“Posko utama Basarnas sudah berdiri di dekat lokasi. Fokus pencarian berada di kawasan perbukitan kapur Bantimurung,” jelas Lukman.

Menurut Kemenhub, pencarian menggunakan helikopter TNI AU dan Basarnas terjadwal berlangsung pada pukul 16.25 WITA sebagai lanjutan dari operasi pagi hari.

Rekaman ATC: Pesawat Keluar Jalur Pendekatan

Pesawat ATR yang diproduksi tahun 2000 itu lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Makassar dengan Captain Andy Dahananto sebagai pilot in command.

Baca Juga :  Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Setelah 17 Hari Hilang di Gunung Slamet

Data dari Air Traffic Control (ATC) Makassar menyebut pesawat berada dalam kondisi normal hingga pukul 04.23 UTC, saat ATC menginstruksikan pesawat untuk memasuki pendekatan ke landasan pacu 21 (RWY 21). Akan tetapi, radar menunjukkan posisi pesawat mulai menyimpang dari jalur yang semestinya.

ATC kemudian memberikan instruksi korektif yang harus diikuti pilot untuk kembali ke jalur pendaratan. Beberapa arahan tambahan turut disampaikan demi memastikan pendekatan tetap aman.

Namun selang beberapa menit setelah instruksi terakhir diberikan, komunikasi radio dengan pesawat terputus total.

Fase Darurat Ditetapkan, Basarnas Turun Tangan

Usai kehilangan kontak, ATC segera menyatakan fase darurat DETRESFA—tahap paling tinggi dalam penanganan insiden penerbangan—karena dikhawatirkan pesawat mengalami situasi kritis di udara.

Baca Juga :  Bencana Sumatera Kian Mengguncang: Korban Tewas Tembus 303 Orang

AirNav Indonesia kemudian melakukan koordinasi cepat dengan Rescue Coordination Center (RCC) Basarnas Pusat serta aparat kepolisian Maros. Tim penyelamat langsung bergerak untuk menyisir area yang menjadi titik terakhir jejak pesawat.

Bandara Sultan Hasanuddin juga telah membuka crisis center di Terminal Keberangkatan untuk memfasilitasi informasi dan mengoordinasikan pihak keluarga.

Tantangan Pencarian: Karst Bantimurung Memiliki Medan Ekstrem

Proses pencarian menghadapi tantangan berat lantaran lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya pesawat berada di kompleks karst Bantimurung—daerah dengan tebing terjal, gua-gua kapur, dan vegetasi rapat.

Cuaca pagi hari sempat berubah cepat dan jarak pandang terbatas pada beberapa titik, membuat tim harus mengombinasikan penyisiran darat, udara, dan pemetaan ulang area.

Kemenhub memastikan semua informasi perkembangan akan diumumkan secara bertahap sesuai hasil temuan di lapangan.

Berita Terkait

Smartphone Sultan! iPhone 17 Pro Max T-Great Hadir Berlapis Emas 24 Karat
Xiaomi Watch S5 46mm Meluncur, Punya Baterai Awet 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
Huawei Nova 16 Series Hadir dengan AI Canggih dan Dukungan Satelit BeiDou
Nvidia RTX Spark Resmi Meluncur, Superchip AI untuk Laptop Windows Siap Gantikan Cara Kerja PC Konvensional
Tak Lagi Pakai Domain Asing, Indonesia Kini Punya Domain Khusus AI Sendiri, Begini Cara Daftar
Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya
5 Perangkat Smart Home Xiaomi Terbaru 2026, Harga Mulai Rp8 Jutaan
ChatGPT dan Gemini Bersaing Ketat, Siapa AI Terbaik untuk Kerja dan Bisnis?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Smartphone Sultan! iPhone 17 Pro Max T-Great Hadir Berlapis Emas 24 Karat

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Xiaomi Watch S5 46mm Meluncur, Punya Baterai Awet 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:00 WIB

Huawei Nova 16 Series Hadir dengan AI Canggih dan Dukungan Satelit BeiDou

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Nvidia RTX Spark Resmi Meluncur, Superchip AI untuk Laptop Windows Siap Gantikan Cara Kerja PC Konvensional

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:52 WIB

Tak Lagi Pakai Domain Asing, Indonesia Kini Punya Domain Khusus AI Sendiri, Begini Cara Daftar

Berita Terbaru