Paramount Menang Tawar, Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persaingan sengit di industri hiburan global berakhir dengan kemenangan Paramount Global. Perusahaan tersebut berhasil mengamankan kesepakatan merger dengan Warner Bros. Discovery (WBD) setelah mengajukan penawaran yang lebih tinggi dibanding rivalnya, Netflix.

Paramount merevisi tawarannya menjadi USD 31 per saham secara tunai. Angka itu melampaui proposal Netflix yang berada di kisaran USD 27,75 per saham. Dewan direksi WBD akhirnya memutuskan menerima proposal Paramount karena dinilai memberikan nilai lebih besar bagi pemegang saham.

Netflix Pilih Tak Naikkan Tawaran

Netflix sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyamai atau meningkatkan proposalnya. Namun manajemen perusahaan memilih tidak melanjutkan proses tersebut.

Pihak Netflix menilai harga terbaru yang harus dibayar untuk menandingi Paramount tidak lagi sejalan dengan strategi keuangan perusahaan. Sejak awal, akuisisi ini disebut sebagai peluang strategis, bukan kebutuhan mendesak.

Baca Juga :  Untuk Pertama Kali, RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Keputusan tersebut justru disambut positif pasar. Investor melihat langkah Netflix sebagai bentuk kedisiplinan dalam menjaga valuasi dan arus kas perusahaan.

Skema Merger dan Biaya Pembatalan

Kesepakatan Paramount mencakup seluruh aset WBD, termasuk studio film dan jaringan televisi kabel seperti CNN, TNT, serta TBS. Selain menaikkan harga, Paramount juga memasukkan klausul biaya pembatalan senilai USD 7 miliar jika transaksi gagal akibat kendala regulasi.

Tak hanya itu, Paramount bersedia menanggung biaya terminasi sebesar USD 2,8 miliar yang harus dibayarkan WBD kepada Netflix atas pembatalan kesepakatan sebelumnya.

Dampak ke Pasar Modal

Pengumuman ini memicu pergerakan signifikan di bursa saham. Saham Netflix dilaporkan menguat sekitar 10 persen, sementara saham Paramount turut naik sekitar 5 persen. Di sisi lain, saham Warner Bros Discovery terkoreksi tipis.

Baca Juga :  Sutradara Ungkap Perbedaan Agent Kim Reactivated dengan Film Taken, Bukan Sekadar Kisah Penyelamatan

Analis menilai, konsolidasi ini berpotensi menciptakan raksasa media baru yang menggabungkan kekuatan produksi konten, distribusi global, dan jaringan televisi konvensional dalam satu entitas.

Konsolidasi Industri Kian Ketat

Langkah ini menegaskan tren konsolidasi di sektor hiburan dan streaming global. Persaingan antarplatform semakin tajam, terutama dalam perebutan katalog film, serial, dan hak siar konten premium.

Sementara Paramount memperluas portofolio bisnisnya lewat merger ini, Netflix diperkirakan akan tetap fokus memperkuat konten original dan ekspansi layanan streaming di pasar internasional.

Berita Terkait

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?
Meta Resmi Luncurkan Aplikasi Seller, Tantang Dominasi Shopee dan TikTok Shop
Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat
IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Suku Bunga Deposito Bank Terbaru 25 Juli 2026, Bank Digital Tawarkan Hingga 8 Persen
Harga BBM Hari Ini 25 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Daftar Lengkap Jelang Penyesuaian 1 Agustus
Harga Pertamax Hari Ini 25 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Tarif di Seluruh Indonesia
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:00 WIB

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:00 WIB

Meta Resmi Luncurkan Aplikasi Seller, Tantang Dominasi Shopee dan TikTok Shop

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:32 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:30 WIB

IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan Mode Pengunci Khusus iPhone yang Tunggak Cicilan

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:00 WIB