Otoritas Belanda Selidiki Roblox Terkait Risiko Gim Berbahaya bagi Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Otoritas perlindungan konsumen Belanda resmi membuka penyelidikan terhadap platform gim daring Roblox terkait potensi risiko yang dihadapi anak-anak. Investigasi ini menyoroti dugaan paparan konten kekerasan dan seksual terhadap pengguna di bawah umur, sekaligus kekhawatiran atas keamanan interaksi anak di dalam platform tersebut.

Laporan Al Jazeera, Lembaga pengawas konsumen Belanda, Netherlands Authority for Consumers and Markets (ACM), menyatakan penyelidikan ini akan mengkaji apakah Roblox telah melakukan upaya yang memadai untuk melindungi anak-anak di wilayah Uni Eropa. Proses pemeriksaan diperkirakan berlangsung hingga satu tahun ke depan.

ACM menilai Roblox kerap menjadi sorotan publik akibat munculnya laporan mengenai gim dengan muatan tidak pantas yang dapat diakses anak-anak. Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait keberadaan orang dewasa dengan niat buruk yang menargetkan anak-anak melalui fitur komunikasi di dalam platform.

Baca Juga :  Daftar Kode Promo Roblox Terbaru Desember 2025 yang Masih Berlaku

Isu lain yang turut diselidiki adalah dugaan penggunaan teknik manipulatif yang mendorong anak-anak melakukan pembelian dalam gim. ACM menyebut laporan-laporan tersebut cukup kuat untuk menjadi dasar dimulainya penyelidikan resmi atas kemungkinan pelanggaran aturan yang berlaku di Uni Eropa.

Dalam kerangka Uni Eropa, penyelidikan ini mengacu pada Digital Services Act (DSA) yang mewajibkan platform digital mengambil langkah proporsional dan efektif guna menjamin keamanan serta privasi anak di bawah umur.
Jika terbukti melanggar, ACM berwenang menjatuhkan sanksi berupa instruksi wajib, denda, hingga penalti tambahan. Sebelumnya, pada 2024, ACM juga menjatuhkan denda 1,1 juta euro kepada Epic Games, pengembang Fortnite, karena dinilai mengeksploitasi kerentanan anak melalui sistem pembelian dalam gim.
Menanggapi penyelidikan tersebut, pihak Roblox menegaskan komitmennya untuk mematuhi aturan DSA Uni Eropa. Perusahaan menyebut telah mengumumkan kebijakan verifikasi usia menggunakan pengenalan wajah sejak November lalu untuk membatasi komunikasi antara anak-anak dan orang dewasa.
Roblox juga menyatakan siap memberikan penjelasan rinci kepada ACM terkait berbagai kebijakan dan sistem pengamanan yang telah diterapkan. Penyelidikan ini menjadi perhatian luas karena dapat berdampak besar pada regulasi dan operasional platform gim daring yang banyak digunakan anak-anak di Eropa maupun global. (***)

Berita Terkait

Dana Nasabah Rp144 Miliar Diduga Hilang, Platform Kripto Knaken Resmi Bangkrut
5.000 PNS Terancam Dipecat Akibat Dugaan Suap Seleksi CPNS
Spanyol vs Argentina: Final Ideal Piala Dunia 2026, Duel Dua Raksasa Dunia Perebutkan Trofi
Heboh! 375 Kg Emas Ditemukan di Rumah Mantan Wakil Menteri
Messi vs Bellingham, Duel Penentu Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
Lionel Scaloni Bongkar Rahasia Kebugaran Lionel Messi di Usia 39 Tahun
MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Menang, Peluang Juara Dunia Makin Besar
Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Duel Messi dan The Three Lions Jadi Sorotan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Dana Nasabah Rp144 Miliar Diduga Hilang, Platform Kripto Knaken Resmi Bangkrut

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:00 WIB

5.000 PNS Terancam Dipecat Akibat Dugaan Suap Seleksi CPNS

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:00 WIB

Spanyol vs Argentina: Final Ideal Piala Dunia 2026, Duel Dua Raksasa Dunia Perebutkan Trofi

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:00 WIB

Heboh! 375 Kg Emas Ditemukan di Rumah Mantan Wakil Menteri

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:06 WIB

Messi vs Bellingham, Duel Penentu Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina

Berita Terbaru