Mobil Baru atau Lama? Ini Pilihan Asuransi yang Paling Tepat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Memilih asuransi mobil yang tepat pada 2026 menjadi langkah penting bagi pemilik kendaraan untuk melindungi aset dari berbagai risiko. Seiring meningkatnya mobilitas dan potensi kerusakan di jalan raya, pemilihan jenis asuransi kini tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus disesuaikan dengan usia kendaraan, intensitas penggunaan, serta kebutuhan perlindungan tambahan.

Berdasarkan praktik industri yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat dua jenis utama asuransi kendaraan, yakni All Risk (Comprehensive) dan Total Loss Only (TLO). Keduanya memiliki cakupan perlindungan dan biaya premi yang berbeda.

🚗 Sesuaikan dengan Usia Kendaraan

Pemilik mobil baru, khususnya dengan usia 0 hingga 5 tahun, disarankan menggunakan asuransi All Risk. Jenis ini memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari kerusakan ringan seperti baret dan penyok, hingga kerusakan berat atau kehilangan kendaraan.

Hal ini dinilai penting karena biaya perbaikan mobil baru cenderung lebih tinggi, terutama untuk komponen orisinal.

Sementara itu, untuk mobil dengan usia di atas 5 tahun, asuransi TLO dinilai lebih ekonomis. Perlindungan difokuskan pada kerusakan berat dengan tingkat kerugian di atas 75% atau kehilangan akibat pencurian. Premi yang lebih murah menjadi alasan utama banyak pemilik mobil lama memilih jenis ini.

Baca Juga :  Mobil Bekas MPV Favorit Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp40 Jutaan

🛣️ Pertimbangkan Penggunaan Kendaraan

Selain usia, penggunaan kendaraan juga menjadi faktor penting dalam menentukan jenis asuransi. Untuk kendaraan yang digunakan setiap hari di kota besar dengan lalu lintas padat, risiko kerusakan ringan maupun kecelakaan relatif tinggi.

Dalam kondisi tersebut, All Risk dengan tambahan perlindungan seperti banjir dan huru-hara menjadi pilihan yang lebih aman.

Sebaliknya, kendaraan yang jarang digunakan, misalnya hanya untuk keperluan akhir pekan, dapat mempertimbangkan TLO karena risiko kerusakan harian lebih rendah.

Untuk kendaraan operasional atau niaga, perlindungan tambahan seperti tanggung jawab hukum pihak ketiga menjadi sangat penting mengingat tingginya risiko kecelakaan saat beroperasi.

⚙️ Perluasan Jaminan dan Fitur Tambahan

Sejumlah perusahaan asuransi seperti Allianz menyediakan opsi perluasan jaminan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Perluasan ini meliputi:

  • Perlindungan bencana alam (banjir, gempa)
  • Risiko huru-hara
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability)

Selain itu, penting untuk memperhatikan jaringan bengkel rekanan. Bengkel resmi dengan standar ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) biasanya memberikan hasil perbaikan yang lebih terjamin.

Baca Juga :  Flash Sale Skincare Shopee April 2026, Diskon Hingga 50% dan Harga Rp1.000

💡 Tips Memilih Asuransi Mobil

Agar tidak salah memilih, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan perusahaan asuransi terdaftar di OJK
  • Cek reputasi dan kemudahan proses klaim
  • Perhatikan biaya own risk (biaya klaim mandiri), umumnya sekitar Rp300 ribu per kejadian
  • Bandingkan premi dan manfaat dari beberapa perusahaan

📊 Kesimpulan

Pemilihan asuransi mobil harus disesuaikan dengan kondisi kendaraan dan kebutuhan pengguna. Mobil baru lebih ideal menggunakan All Risk, sementara mobil lama lebih efisien dengan TLO.

Dengan memahami karakteristik masing-masing produk serta mempertimbangkan risiko penggunaan, pemilik kendaraan dapat memperoleh perlindungan optimal sekaligus mengelola biaya secara lebih bijak.

Berita Terkait

Rupiah Ditutup Melemah 28 Juli 2026 ke Rp17.962 per Dolar AS Jelang FOMC The Fed, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga AS
Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi
Meta Resmi Luncurkan Aplikasi Seller, Tantang Dominasi Shopee dan TikTok Shop
Harga BBM Pertamina 24 Juli 2026, Shell, Vivo, dan BP Terbaru: Cek Daftar Lengkap Semua Jenis Bahan Bakar
Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama
Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya
1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026
Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

Rupiah Ditutup Melemah 28 Juli 2026 ke Rp17.962 per Dolar AS Jelang FOMC The Fed, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga AS

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:06 WIB

Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:00 WIB

Meta Resmi Luncurkan Aplikasi Seller, Tantang Dominasi Shopee dan TikTok Shop

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Harga BBM Pertamina 24 Juli 2026, Shell, Vivo, dan BP Terbaru: Cek Daftar Lengkap Semua Jenis Bahan Bakar

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:00 WIB

Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama

Berita Terbaru