Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Tim khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Dalam perkembangan terbaru, Kejagung menetapkan seorang tersangka baru berinisial Nurman Herin (NH) setelah penyidik memperoleh alat bukti yang dinilai cukup untuk meningkatkan status hukumnya.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) sekaligus Koordinator Tim 9, Rudi Margono, mengatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan yang telah berlangsung.

“Hari ini, dengan didukung dua alat bukti yang cukup, Tim 9 menetapkan NH sebagai tersangka,” ujar Rudi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Menurut Rudi, NH diduga memiliki keterlibatan dalam perkara dugaan pencucian uang yang tengah diusut penyidik.

Ia menjelaskan bahwa tersangka diduga berperan dalam tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Langsung Ditahan Selama 20 Hari

Usai ditetapkan sebagai tersangka, NH langsung menjalani penahanan di Rumah Tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Jaksa Agung Lantik 15 Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

Masa penahanan awal berlangsung selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Kejaksaan Agung menyatakan penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan terhadap pihak lain apabila ditemukan alat bukti tambahan.

Kasus Bermula dari Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam perkara dugaan TPPU.

Kasus tersebut mencuat setelah penyidik mengungkap temuan berupa emas seberat 74 kilogram dan uang tunai sekitar Rp543 miliar dari salah satu lokasi yang berkaitan dengan penyidikan.

Selain dugaan TPPU, Febrie juga diketahui tengah menghadapi proses hukum dalam sejumlah perkara lain yang masih ditangani Kejaksaan Agung.

Perkara tersebut antara lain berkaitan dengan dugaan korupsi di PT Krakatau Steel, dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU yang disebut menyebabkan gangguan pasokan listrik, serta perkara dugaan korupsi PT ASABRI.

Baca Juga :  Gelondongan Kayu Hanyut di Banjir Sumatera, DPR Curiga Ada Pembalakan Liar

Penyidikan Masih Berlangsung

Kejaksaan Agung menegaskan proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut akan diperiksa berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak tersangka maupun kuasa hukumnya terkait penetapan status hukum tersebut.


FAQ

Apa kasus yang sedang ditangani Kejagung?
Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Siapa tersangka baru dalam perkara tersebut?
Kejagung menetapkan Nurman Herin (NH) sebagai tersangka baru.

Apakah tersangka langsung ditahan?
Ya. NH ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan.

Apakah penyidikan sudah selesai?
Belum. Kejaksaan Agung menyatakan penyidikan masih terus berlangsung dan berpotensi berkembang sesuai hasil pemeriksaan.

Berita Terkait

MA Putuskan Surat Penyetaraan Gibran Tidak Sah, Ini Perkara dan Duduk Persoalannya
MK Tak Terima Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan DPRD hingga 2031, Ini Alasannya
Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner
Dedi Mulyadi Pertimbangkan Tunda Bayar Proyek Jabar
Rumah Tasya Farasya Retak Setelah Dibangun 6 Tahun, Ini Temuan Awal Kontraktor
KPK Terbitkan Sprindik Baru TPPU Fadia Arafiq
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:00 WIB

MA Putuskan Surat Penyetaraan Gibran Tidak Sah, Ini Perkara dan Duduk Persoalannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

MK Tak Terima Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan DPRD hingga 2031, Ini Alasannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Kemenkum karena Belum Lapor Beneficial Owner

Berita Terbaru