Indonesia Kekurangan 140 Ribu Dokter, Prabowo Bangun 10 Kampus Bertaraf Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan 10 universitas baru yang secara khusus berfokus pada pendidikan kedokteran bertaraf internasional. Kebijakan ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak tenaga medis nasional, menyusul kekurangan dokter di Indonesia yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 140.000 orang.

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia hingga kini hanya mampu meluluskan sekitar 9.000 dokter setiap tahunnya. Dengan laju tersebut, kebutuhan nasional sulit dikejar, terlebih karena setiap tahun sejumlah dokter juga memasuki masa pensiun. Kondisi ini, menurut Presiden, memerlukan langkah strategis yang tidak bisa ditunda.

Universitas-universitas yang akan dibangun tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan kedokteran umum, tetapi juga mencakup kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. Pemerintah menargetkan kampus-kampus ini menjadi pusat unggulan yang mampu mencetak tenaga kesehatan berkualitas tinggi dengan daya saing global.

Baca Juga :  Sri Mulyani Resmi Bergabung dengan Gates Foundation, Digaet Bill Gates

Presiden menegaskan bahwa seluruh universitas tersebut akan dibangun dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Ia menyatakan ingin mengadopsi standar pendidikan Inggris, yang dinilai sebagai salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia, agar lulusan Indonesia mampu sejajar dengan tenaga medis dari negara maju.

Dalam pembentukannya, pemerintah Indonesia akan menggandeng perguruan tinggi terkemuka dari Inggris. Ajakan kerja sama tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang digelar di Lancaster House, London, pada Selasa, 20 Januari 2026, sebagai bagian dari penguatan kemitraan pendidikan kedua negara.

Prabowo menyebutkan bahwa sejumlah universitas Inggris sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi nasional seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, serta telah membuka kampus di Indonesia, termasuk di Singosari dan Bandung. Kerja sama ini dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional.

Baca Juga :  Resmi ! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pelantikan Siang Ini

Mahasiswa yang diterima di 10 universitas baru tersebut akan berasal dari lulusan terbaik sekolah menengah dan akan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Sebelum memulai perkuliahan, para mahasiswa juga akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris secara intensif untuk memastikan kesiapan akademik sesuai standar internasional.

Selain pengembangan universitas, pemerintah juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus. Presiden Prabowo meyakini langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dalam negeri, tetapi juga dapat menghemat hingga USD6 miliar per tahun dari biaya masyarakat Indonesia yang selama ini berobat ke luar negeri, sehingga dana tersebut dapat dialokasikan kembali untuk pendidikan dan kesehatan nasional.

Editor : Fanda Yosephta

Sumber Berita: Setpres

Berita Terkait

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:05 WIB

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru