Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026 dan Prediksi Pekan Depan, Waktu Tepat Beli atau Jual?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026. Harga emas turun Rp27.000 per gram menjadi Rp2.606.000 per gram, sementara harga buyback atau pembelian kembali anjlok Rp47.000 menjadi Rp2.333.000 per gram. Penurunan ini langsung menjadi perhatian investor yang mempertimbangkan apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli atau justru menjual emas.

Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.353.000. Emas 5 gram dijual Rp12.805.000, sedangkan ukuran 10 gram mencapai Rp25.555.000. Untuk ukuran terbesar, emas 1 kilogram dibanderol Rp2.546.600.000. Dalam sepekan terakhir, harga emas telah bergerak turun dari kisaran Rp2.650.000 menjadi Rp2.606.000 per gram.

Koreksi harga juga terjadi di Pegadaian. Produk emas Antam, UBS, dan Galeri 24 sama-sama mengalami penurunan harga pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut menunjukkan tekanan masih terjadi di pasar logam mulia, sejalan dengan pergerakan harga emas global.

Di pasar internasional, harga emas bergerak mendekati level US$4.000 per troy ounce, namun masih tertekan oleh menguatnya dolar Amerika Serikat serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Kondisi tersebut membuat investor sementara mengurangi kepemilikan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.

Baca Juga :  Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Senin 27 Juli 2026: Mulai Rp1,411 Juta untuk 0,5 Gram

Meski demikian, banyak analis masih memandang emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) untuk jangka panjang. Ketidakpastian ekonomi global, inflasi, hingga konflik geopolitik masih menjadi faktor yang berpotensi menopang harga emas dalam beberapa bulan mendatang. Beberapa proyeksi bahkan memperkirakan harga emas dunia masih berpeluang bertahan di sekitar level tinggi hingga akhir 2026, meski volatilitas tetap besar.

Bagi masyarakat yang berinvestasi jangka panjang, penurunan harga seperti saat ini sering dianggap sebagai kesempatan melakukan akumulasi secara bertahap. Strategi membeli sedikit demi sedikit (dollar cost averaging) dinilai lebih aman dibanding menunggu harga terendah yang sulit diprediksi. Sebaliknya, bagi investor yang membutuhkan dana dalam waktu dekat, keputusan menjual sebaiknya mempertimbangkan selisih harga beli dan buyback yang saat ini masih cukup lebar.

Investor juga perlu memperhatikan bahwa transaksi buyback emas dengan nilai tertentu dapat dikenakan ketentuan perpajakan sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, perhitungan keuntungan investasi tidak hanya bergantung pada kenaikan harga emas, tetapi juga biaya transaksi dan pajak yang dikenakan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 di Logam Mulia : Harga 1 Gram Tembus Rp2,75 Juta, Cek Lengkap Semua Ukuran

Secara keseluruhan, prospek emas masih dinilai positif untuk investasi jangka panjang meski harga bergerak fluktuatif dalam jangka pendek. Investor disarankan menyesuaikan keputusan beli atau jual dengan tujuan investasi, profil risiko, dan kebutuhan likuiditas masing-masing.

Prediksi Harga Emas Pekan Depan

  • Berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti arah dolar AS.
  • Kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi sentimen utama.
  • Konflik geopolitik dapat meningkatkan permintaan aset safe haven.
  • Koreksi harga dapat dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap oleh investor jangka panjang.

FAQ

Apakah sekarang waktu yang tepat membeli emas?
Bagi investor jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi peluang akumulasi secara bertahap.

Mengapa harga emas turun?
Tekanan berasal dari penguatan dolar AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.

Apakah harga emas akan naik lagi?
Pergerakan harga bergantung pada kondisi ekonomi global, inflasi, kebijakan bank sentral, dan permintaan investor.

Apakah emas masih layak dijadikan investasi?
Banyak analis masih menilai emas sebagai salah satu instrumen lindung nilai yang menarik untuk jangka panjang. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Aturan Aset Kripto Baru OJK Mulai 1 September 2026, Ini yang Berubah dan Dampaknya bagi Investor
Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Terlaris Dunia, Ini Alasan Penjualannya Melonjak di Tengah RAMageddon
Harga Emas 1 September 2026: Antam Diprediksi Fluktuatif, Bisa Tembus Rp2,8 Juta per Gram?
Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik
Harga BBM 1 September 2026: Pertalite Tetap Rp10.000, Pertamax Berpotensi Naik?
Bitcoin September 2026 Bisa Bergejolak? Ini 3 Tanda Peringatan yang Wajib Diwaspadai
Harga BBM Malaysia September 2026: RON 95 Rp8.767/Liter, Kuota Subsidi Naik Jadi 300 Liter
Harga Kripto Hari Ini 31 Agustus 2026: Bitcoin Tembus 78.394, Altcoin Mulai Menguat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:00 WIB

Aturan Aset Kripto Baru OJK Mulai 1 September 2026, Ini yang Berubah dan Dampaknya bagi Investor

Selasa, 1 September 2026 - 04:08 WIB

Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Terlaris Dunia, Ini Alasan Penjualannya Melonjak di Tengah RAMageddon

Selasa, 1 September 2026 - 03:00 WIB

Harga Emas 1 September 2026: Antam Diprediksi Fluktuatif, Bisa Tembus Rp2,8 Juta per Gram?

Selasa, 1 September 2026 - 01:30 WIB

Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik

Selasa, 1 September 2026 - 01:00 WIB

Harga BBM 1 September 2026: Pertalite Tetap Rp10.000, Pertamax Berpotensi Naik?

Berita Terbaru