Ganti Kepsek Jangan Berhenti di Kursi Jabatan, Jam Mengajar dan Sertifikasi Harus Jelas

EDITORIAL KAYONEWS

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH — Pergantian kepala sekolah bukan sekadar mengganti nama di kursi pimpinan. Ada konsekuensi administratif dan profesional yang harus ditata setelah seorang kepala sekolah kembali menjalankan tugas sebagai guru.

Di Kota Sungai Penuh, persoalan ini layak mendapat perhatian Dinas Pendidikan. Sebab, ketika seorang kepala sekolah tidak lagi mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, pertanyaan berikutnya sederhana: di mana ia ditempatkan, apa mata pelajaran yang diajarkan, berapa beban mengajarnya, dan apakah tugas tersebut sesuai dengan sertifikat pendidiknya?

Pertanyaan itu bukan untuk mempersoalkan seseorang. Justru sebaliknya, kepastian tersebut penting untuk melindungi guru dan memastikan sekolah memperoleh tenaga pendidik sesuai kebutuhan.

Jangan sampai penataan berhenti pada surat keputusan. Seseorang ditetapkan kembali sebagai guru, tetapi pembagian jam mengajar belum terang. Lebih jauh, jangan sampai penempatan di sekolah baru tidak memperhitungkan mata pelajaran yang sesuai dengan sertifikasi.

Ini menjadi semakin penting bagi guru penerima Tunjangan Profesi. Sertifikat pendidik bukan sekadar dokumen administrasi. Kesesuaian tugas, beban kerja, dan data penugasan menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan ketentuan tunjangan.

Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh seharusnya dapat menjelaskan mekanisme penataan tersebut secara terbuka. Bukan membuka data pribadi guru, tetapi menjelaskan prinsip dan prosedurnya: bagaimana kebutuhan guru dihitung, bagaimana sekolah tujuan ditentukan, serta bagaimana jam mengajar dan sertifikasi diverifikasi.

Baca Juga :  Resmi! Pemerintah Salurkan Bantuan Rp2 Juta per Guru Terdampak Bencana

Di sinilah ukuran tata kelola pendidikan diuji.

Jika seorang mantan kepala sekolah ditempatkan di sekolah baru, apakah sekolah tersebut memang membutuhkan guru dengan bidang keahliannya? Apakah tersedia rombongan belajar yang memungkinkan tugas mengajarnya terpenuhi? Apakah mata pelajaran yang diberikan sesuai dengan sertifikat pendidiknya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut seharusnya sudah terjawab sebelum penempatan diberlakukan. Bukan menunggu muncul persoalan ketika administrasi tunjangan atau data pembelajaran diperiksa.

Dinas Pendidikan juga perlu melihat persoalan dari sisi sekolah. Penambahan seorang guru harus berdasarkan kebutuhan. Jangan sampai satu sekolah kelebihan guru pada bidang tertentu, sementara sekolah lain masih kekurangan tenaga pendidik.

Pada saat yang sama, mantan kepala sekolah yang kembali menjadi guru juga memiliki hak memperoleh penugasan yang jelas. Jangan sampai perubahan jabatan membuat guru kehilangan kepastian mengenai tugas profesionalnya.

Jadi, yang perlu diawasi bukan orangnya, melainkan sistemnya.

Apakah keputusan penempatan memiliki dasar kebutuhan? Apakah pembagian jam mengajar terdokumentasi? Apakah sertifikat pendidik diperhitungkan? Apakah data penugasan diperbarui? Dan apakah seluruh proses tersebut dapat dipertanggungjawabkan?

Pertanyaan itu penting karena pendidikan tidak boleh dikelola hanya berdasarkan pergantian jabatan. Setiap keputusan harus berujung pada satu tujuan: memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif dan guru mendapatkan penugasan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Raih Penghargaan TOP GPR Award 2025

Kayonews berpandangan, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh perlu melakukan verifikasi menyeluruh terhadap guru yang kembali dari jabatan kepala sekolah. Verifikasi itu mencakup sekolah penempatan, mata pelajaran, beban kerja, sertifikat pendidik, serta administrasi penugasan.

Jika semuanya sesuai, tidak ada alasan bagi publik untuk mempersoalkannya. Namun jika ditemukan ketidaksesuaian administrasi, perbaikannya juga harus dilakukan secara terbuka dan profesional.

Pergantian kepala sekolah adalah kewenangan manajemen pendidikan. Tetapi setelah kursi kepala sekolah berganti, pekerjaan belum selesai.

Ada guru yang kembali ke kelas. Ada sekolah yang membutuhkan tenaga pendidik. Ada jam mengajar yang harus ditata. Ada sertifikasi yang harus diperhatikan. Dan ada data pendidikan yang harus akurat.

Karena itu, jangan hanya tanyakan siapa kepala sekolah yang baru. Tanyakan pula bagaimana nasib tugas mengajar kepala sekolah yang lama.

Sebab, kualitas tata kelola pendidikan tidak hanya terlihat dari siapa yang duduk di kursi kepala sekolah, tetapi juga dari bagaimana pemerintah memastikan setiap guru ditempatkan, diberi tugas, dan diperlakukan sesuai aturan. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Mau Cepat Dapat Kerja Setelah Wisuda? Kuasai 8 Keterampilan Ini Sejak Kuliah
Calon Mahasiswa Wajib Tahu! 10 Jurusan Soshum dan Peluang Kariernya
9 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Luas, Lulusan Bisa Berkarier di Banyak Bidang
Beasiswa Danantara 2026 untuk 800 Mahasiswa, Ini Syarat dan Prioritas Penerimanya
Pergantian Kepala Sekolah di Sungai Penuh Berlanjut? Kadisdik Sebut Masih Tunggu Pertek
10 Jurusan Kuliah Paling Menjanjikan di Era AI, Ini Prospek Kerjanya
TPG Guru Honorer Mulai Cair Oktober 2026, Dirjen Nunuk Ungkap Status Terbaru Pencairan
Bukit Semancik Sungai Penuh Mulai Tampak, Siswa SD dan SMP Tetap Daring 19 Oktober 2026
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:00 WIB

Mau Cepat Dapat Kerja Setelah Wisuda? Kuasai 8 Keterampilan Ini Sejak Kuliah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Calon Mahasiswa Wajib Tahu! 10 Jurusan Soshum dan Peluang Kariernya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:00 WIB

9 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Luas, Lulusan Bisa Berkarier di Banyak Bidang

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa Danantara 2026 untuk 800 Mahasiswa, Ini Syarat dan Prioritas Penerimanya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Pergantian Kepala Sekolah di Sungai Penuh Berlanjut? Kadisdik Sebut Masih Tunggu Pertek

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan 3 iPad Terbaru 2027

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:00 WIB

Otomotif

10 Rekomendasi Mobil Bekas Irit BBM Harga di Bawah Rp100 Juta

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB