PENDIDIKAN – Pemerintah membuka kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026. Tahun ini, pemerintah menyediakan total 4.770 formasi yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga.
Seleksi sekolah kedinasan menjadi salah satu jalur pendidikan yang banyak diminati karena peserta akan mengikuti pendidikan sesuai bidang kedinasan masing-masing. Sejumlah sekolah juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan aparatur pemerintah setelah peserta menyelesaikan pendidikan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Mengacu informasi yang disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), proses pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pemerintah mengingatkan calon peserta agar memperhatikan ketentuan pendaftaran karena pelamar hanya diperbolehkan memilih satu instansi sekolah kedinasan.
4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Formasi sekolah kedinasan tahun 2026 tersebar pada sembilan instansi pemerintah. Berikut rincian jumlah formasinya:
| Sekolah Kedinasan | Instansi | Formasi |
|---|---|---|
| Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) | Kementerian Dalam Negeri | 1.410 |
| Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) | Kementerian Keuangan | 1.000 |
| 22 sekolah kedinasan | Kementerian Perhubungan | 891 |
| Politeknik Statistika STIS | Badan Pusat Statistik | 564 |
| Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) | Kementerian Hukum | 250 |
| Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas) | Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan | 375 |
| STMKG | BMKG | 130 |
| Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) | Badan Intelijen Negara | 100 |
| Politeknik Siber dan Sandi Negara (PoltekSSN) | BSSN | 50 |
Jika dijumlahkan, seluruh formasi tersebut mencapai 4.770 kursi.
Dari jumlah tersebut, IPDN menjadi sekolah kedinasan dengan formasi terbanyak, yakni 1.410 kursi. Posisi berikutnya ditempati PKN STAN dengan 1.000 formasi dan sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan dengan 891 formasi.
Sembilan Instansi Buka Formasi
Pemerintah menyebut terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang membuka formasi sekolah kedinasan pada 2026.
Instansi tersebut meliputi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Intelijen Negara (BIN).
Masing-masing sekolah memiliki bidang pendidikan dan persyaratan yang berbeda. Karena itu, calon peserta perlu membaca ketentuan secara teliti sebelum menentukan pilihan.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Melalui SSCASN
Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui sistem SSCASN BKN. Calon peserta perlu memastikan data pribadi, dokumen persyaratan, serta pilihan instansi telah diisi sesuai ketentuan.
Salah satu aturan penting yang harus diperhatikan adalah peserta hanya dapat mendaftar pada satu instansi.
Artinya, calon peserta perlu mempertimbangkan pilihan sekolah kedinasan dengan matang sebelum menyelesaikan proses pendaftaran. Pendaftaran pada lebih dari satu instansi dapat menyebabkan peserta dinyatakan gugur.
Informasi mengenai jadwal pendaftaran, persyaratan, tata cara pengisian formulir, serta dokumen yang harus disiapkan perlu dipantau melalui kanal resmi pemerintah dan portal SSCASN.
Seleksi Menggunakan Sistem CAT
Seperti pelaksanaan seleksi sebelumnya, proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
SKD terdiri dari tiga kelompok materi utama, yaitu:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Pemerintah menargetkan pelaksanaan SKD sekolah kedinasan 2026 berlangsung pada September 2026.
Setelah melewati SKD, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan. Jadwal dan bentuk seleksi lanjutan dapat berbeda antara satu sekolah kedinasan dengan sekolah lainnya.
Karena itu, peserta tidak cukup hanya mempersiapkan diri menghadapi SKD. Persiapan juga perlu disesuaikan dengan karakteristik sekolah kedinasan yang dipilih.
Tips Persiapan Mengikuti Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Bagi calon peserta, persiapan sebaiknya dilakukan sejak sebelum pendaftaran dibuka. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
Pertama, tentukan sekolah kedinasan yang sesuai. Jangan hanya mempertimbangkan jumlah formasi. Pelamar perlu melihat bidang pendidikan, persyaratan, lokasi pendidikan, serta ketentuan seleksinya.
Kedua, siapkan dokumen sejak awal. Dokumen administrasi yang tidak sesuai ketentuan dapat menyebabkan peserta tidak lolos tahap verifikasi.
Ketiga, pelajari materi SKD. TWK, TIU, dan TKP memiliki karakteristik soal yang berbeda sehingga diperlukan latihan secara rutin.
Keempat, biasakan mengerjakan soal dengan batas waktu. Sistem CAT menuntut peserta mampu mengatur waktu ketika mengerjakan soal.
Kelima, pantau informasi resmi. Calon peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari media sosial atau pesan berantai. Perubahan jadwal dan ketentuan harus dikonfirmasi melalui kanal resmi.
FAQ Sekolah Kedinasan 2026
Berapa jumlah formasi sekolah kedinasan 2026?
Pemerintah menyediakan 4.770 formasi sekolah kedinasan pada 2026.
Sekolah kedinasan mana yang memiliki formasi terbanyak?
IPDN memiliki jumlah formasi terbesar, yaitu 1.410 formasi, disusul PKN STAN sebanyak 1.000 formasi.
Berapa sekolah kedinasan yang membuka formasi?
Terdapat sembilan instansi pemerintah yang membuka formasi. Khusus Kementerian Perhubungan, formasi tersebar pada 22 sekolah kedinasan.
Apakah peserta boleh mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan?
Tidak. Pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi. Pendaftaran lebih dari satu instansi dapat menyebabkan peserta gugur.
Kapan SKD sekolah kedinasan 2026 dilaksanakan?
Pelaksanaan SKD sekolah kedinasan 2026 ditargetkan berlangsung pada September 2026.
Apa saja materi SKD sekolah kedinasan?
Materinya terdiri atas TWK, TIU, dan TKP yang dilaksanakan menggunakan sistem CAT.
Di mana pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan?
Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN BKN sesuai jadwal dan ketentuan resmi pemerintah.
Kesimpulan
Sebanyak 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026 tersedia bagi calon peserta yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kedinasan. IPDN, PKN STAN, sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan, STIS, Poltek Imipas, Poltekpin, STMKG, STIN, dan PoltekSSN menjadi bagian dari formasi tahun ini.
Dengan persaingan yang berpotensi ketat, calon peserta perlu mempersiapkan administrasi dan kemampuan menghadapi SKD sejak dini. Yang tidak kalah penting, setiap informasi mengenai jadwal dan persyaratan harus diperiksa melalui sumber resmi agar tidak keliru.
Editor : Dedi Dora









