Empat Kebiasaan Pagi Berisiko Merusak Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Banyak orang mulai hari tanpa sadar melakukan kebiasaan yang bisa membebani ginjal. Organ ini memiliki tugas penting seperti menyaring racun, mengatur cairan, dan menjaga tekanan darah.

Dokter urologi Venkatsubramaniam menyebut empat kebiasaan pagi yang harus dihindari agar ginjal tetap sehat.

1. Tidak minum air setelah bangun tidur
Setelah semalaman, tubuh mengalami dehidrasi ringan. Jika langsung minum kopi atau teh, ginjal harus bekerja lebih keras.

Segelas air putih di pagi hari membantu filtrasi ginjal dan mencegah batu ginjal.

Baca Juga :  Daftar 26 Kosmetik Berbahaya Versi BPOM: Bikin Kerusakan Ginjal hingga Gangguan Hormon

2. Menahan buang air kecil terlalu lama
Menunda ke kamar mandi bisa memberi tekanan ekstra pada kandung kemih dan ginjal.

Penelitian menemukan bahwa menahan kencing lebih dari tiga jam dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan beban bagi ginjal.

3. Tidak cukup rehidrasi setelah olahraga
Olahraga pagi baik, tetapi jika cairan dan elektrolit tidak diganti dengan cukup, aliran darah ke ginjal bisa menurun.

Baca Juga :  Halo Stunting: Bagaimana Gerakan Pasca Kenaikan di Jambi

Minuman dengan natrium dan karbohidrat terbukti lebih efektif daripada hanya air putih setelah aktivitas berat.

4. Melewatkan sarapan
Tidak sarapan sering dianggap sebagai cara cepat menghemat waktu atau menurunkan berat badan. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada ginjal dan jantung.

Tanpa asupan energi pagi hari, keinginan mengonsumsi garam atau makanan olahan bisa naik, lalu tekanan darah dan beban ginjal ikut meningkat.

Berita Terkait

CT-Scan Segera Hadir di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Warga Sungai Penuh dan Kerinci Dapat Kabar Baik
Gula Darah Tinggi Bisa Merusak Ginjal, Ini Tanda Awal yang Sering Tidak Disadari
Kabut Asap Kebakaran Hutan Menyebabkan Penyakit Apa? Kenali 8 Dampak Berbahaya bagi Kesehatan
Biaya MRI 2026: Apakah Ditanggung BPJS? Cek Syarat dan Prosedurnya
BPJS Kesehatan 2026: Biaya yang Ditanggung, Cara Klaim, Syarat dan Prosedur Terbaru
Obat Hipertensi yang Ditanggung BPJS 2026: Ini Daftar dan Cara Mendapatkannya
Iuran BPJS Kesehatan 2027 Tak Naik? Ini Penjelasan Menkes dan Menkeu
Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:00 WIB

CT-Scan Segera Hadir di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Warga Sungai Penuh dan Kerinci Dapat Kabar Baik

Rabu, 2 September 2026 - 21:01 WIB

Gula Darah Tinggi Bisa Merusak Ginjal, Ini Tanda Awal yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:08 WIB

Kabut Asap Kebakaran Hutan Menyebabkan Penyakit Apa? Kenali 8 Dampak Berbahaya bagi Kesehatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Biaya MRI 2026: Apakah Ditanggung BPJS? Cek Syarat dan Prosedurnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:00 WIB

BPJS Kesehatan 2026: Biaya yang Ditanggung, Cara Klaim, Syarat dan Prosedur Terbaru

Berita Terbaru