Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai merealisasikan pembangunan Gedung KJSU-KIA di RSUD Mayjen H.A. Thalib pada tahun anggaran 2026. Proyek yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tersebut memiliki nilai pagu sekitar Rp14,17 miliar atau dibulatkan menjadi Rp14,2 miliar dan menjadi salah satu investasi terbesar sektor kesehatan di daerah tahun ini.

Berdasarkan data rencana pengadaan pemerintah, paket pekerjaan tersebut tercatat dengan Kode RUP 66702566 menggunakan metode tender. Pekerjaan konstruksi meliputi pembangunan Gedung KJSU-KIA yang akan menampung layanan PICU (Pediatric Intensive Care Unit), NICU (Neonatal Intensive Care Unit), Cath Lab (Catheterization Laboratory), dan Cytotoxic. Dokumen pengadaan juga menyebutkan proyek mengutamakan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil atau koperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Gedung tersebut akan menjadi penguatan layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Selama ini, sebagian pasien dengan kebutuhan layanan jantung intervensi, bayi prematur, maupun penanganan kanker masih harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Baca Juga :  Air Mengalir di Badan Jalan Pertokoan Sungai Penuh, Ini Sumbernya

Keberadaan PICU akan meningkatkan kapasitas perawatan intensif bagi anak-anak dengan kondisi kritis. Sementara NICU akan menjadi ruang khusus bagi bayi baru lahir yang membutuhkan pengawasan dan penanganan intensif, termasuk bayi prematur maupun bayi dengan komplikasi kesehatan.

Di sisi lain, Cath Lab memungkinkan dokter melakukan pemeriksaan hingga tindakan pada pembuluh darah dan jantung, seperti angiografi dan pemasangan stent, tanpa operasi besar. Fasilitas Cytotoxic juga akan mendukung pelayanan kemoterapi melalui ruang khusus yang memenuhi standar keselamatan bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

Merujuk jadwal dalam dokumen pengadaan, proses pemilihan penyedia ditargetkan berlangsung pada periode April–Mei 2026, sedangkan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung Mei hingga Desember 2026. Setelah pembangunan selesai, gedung tersebut diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat Kota Sungai Penuh dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting

Pembangunan gedung ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan pembenahan layanan di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Berbagai upaya peningkatan manajemen, disiplin pelayanan, hingga penguatan fasilitas kesehatan terus dilakukan agar rumah sakit daerah tersebut berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang lebih modern dan profesional.

Dengan hadirnya Gedung KJSU-KIA, masyarakat diharapkan memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Selain meningkatkan keselamatan pasien, proyek ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan Kota Sungai Penuh untuk jangka panjang. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Jadi Ujung Tombak Pemberantasan Stunting di Kota Sungai Penuh
Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi
Daftar Lengkap Batas Kolesterol Normal, Cara Menjaga, hingga Rekomendasi Penanganannya
8 Makanan Pencegah Stroke yang Direkomendasikan Dokter, Bantu Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah
Siloam Siapkan Investasi Rp1 Triliun untuk Bedah Robotik, Target Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri
Biaya Operasi Tanpa BPJS Bisa Berapa? Ini Komponen Biaya yang Perlu Disiapkan
Biaya Operasi Kista Ovarium 2026, Berapa Estimasi Tarif dan Apakah Ditanggung BPJS?
Lionel Scaloni Bongkar Rahasia Kebugaran Lionel Messi di Usia 39 Tahun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:27 WIB

Sri Kartini Alfin Jadi Ujung Tombak Pemberantasan Stunting di Kota Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:06 WIB

Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:00 WIB

Daftar Lengkap Batas Kolesterol Normal, Cara Menjaga, hingga Rekomendasi Penanganannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:04 WIB

8 Makanan Pencegah Stroke yang Direkomendasikan Dokter, Bantu Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah

Berita Terbaru