IHSG Hari Ini 10 April 2026 Naik 2,07% ke 7.458, Saham Ini Bikin Investor Panen Cuan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan tajam pada penutupan perdagangan Jumat, 10 April 2026. Indeks utama pasar modal Indonesia tersebut melesat 2,07% atau setara 150,90 poin ke level 7.458,49. Kenaikan ini langsung menjadi sorotan pelaku pasar karena membuka peluang cuan besar di tengah kondisi global yang mulai stabil.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak cukup agresif di kisaran 7.346 hingga 7.488. Mayoritas saham berhasil ditutup di zona hijau dengan total 485 saham menguat, 181 saham melemah, dan 153 stagnan. Kapitalisasi pasar pun ikut terdongkrak hingga menyentuh Rp13.215 triliun, menandakan kepercayaan investor yang semakin solid terhadap pasar domestik.

Dari saham berkapitalisasi besar, perbankan kembali menjadi tulang punggung penguatan. Saham BBRI naik 3,35%, sementara BBCA menguat 3,47%. Selain itu, saham energi CUAN juga ikut melesat hampir 6%, memperkuat sentimen positif di sektor komoditas.

Namun, tidak semua saham menikmati kenaikan. Saham ANTM justru terkoreksi 1,07%, diikuti DSSA yang melemah tipis. Sementara itu, BRMS cenderung stagnan tanpa perubahan signifikan.

Baca Juga :  IHSG 11 Mei 2026 Ditutup Ambles ke 6.905, Saham BMRI hingga CUAN Rontok Saat Investor Wait and See

Di daftar top gainers, saham lapis dua dan IPO baru mendominasi. CITY melesat 34,72%, diikuti WBSA yang melonjak 34,52% pada hari debutnya. Tak kalah menarik, DIVA juga naik 34,51%, menjadikannya incaran trader harian.

Kenaikan IHSG ini tidak lepas dari sentimen global, terutama meredanya ketegangan geopolitik setelah Donald Trump menunda aksi militer terhadap Iran. Dampaknya, harga minyak dunia terkoreksi dan memberikan ruang bagi pasar saham untuk rebound.

Dari sisi teknikal, indikator pasar menunjukkan tren bullish yang kuat. IHSG berhasil menembus MA5 dan MA20, dengan RSI yang terus menguat. Hal ini membuka peluang indeks untuk melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek, terutama jika volume beli tetap tinggi.

Sementara itu, dari dalam negeri, investor juga mencermati kondisi cadangan devisa yang turun menjadi US$148,2 miliar. Meski demikian, angka tersebut masih tergolong aman dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Baca Juga :  Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Tekanan Outflow dan Sinyal Bank Indonesia Jadi Sorotan Investor

Selain itu, kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan terkait rencana bisnis perbankan dan dukungan UMKM turut menjadi katalis positif bagi pasar. Sejumlah saham seperti BBNI, UNVR, ISAT, dan ASII direkomendasikan untuk dipantau.

FAQ IHSG Hari Ini

1. Kenapa IHSG naik tajam hari ini?

IHSG naik karena kombinasi sentimen global positif, turunnya harga minyak, serta penguatan saham perbankan dan IPO baru.

2. Saham apa saja yang paling naik hari ini?

Top gainers diisi oleh saham CITY, WBSA, dan DIVA dengan kenaikan di atas 30%.

3. Apakah IHSG masih berpotensi naik?

Secara teknikal, peluang kenaikan masih terbuka karena indikator bullish dan volume beli meningkat.

4. Saham apa yang layak dipantau selanjutnya?

Beberapa saham unggulan seperti BBRI, BBCA, dan BBNI masih menarik untuk dicermati.

5. Apakah sekarang waktu yang tepat untuk beli saham?

Keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor dan analisis pribadi. (Tim)

Berita Terkait

Rupiah Dekati Rekor Terlemah, USD/IDR Tembus Rp17.749 di Tengah Tekanan Global
Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur
Utang AS Tembus US$39 Triliun, Bitcoin Disebut Bersiap Masuk Supercycle
IHSG Hari Ini Terbaru 26 Mei 2026 Rontok 1,23% ke 6.130, Saham Astra hingga Vale Berguguran di Tengah Tekanan Pasar Global
Harga Smartphone Diprediksi Melonjak hingga 2028, Ini Penyebabnya
Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS, Ancaman Harga BBM hingga Cicilan Makin Berat
Pertalite Mulai Sulit Dicari, Pengamat Sebut Era BBM Subsidi Segera Berakhir
iQOO Z11 Series Meluncur di Indonesia, HP Gaming Tahan Banting dengan IP69
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:07 WIB

Rupiah Dekati Rekor Terlemah, USD/IDR Tembus Rp17.749 di Tengah Tekanan Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:38 WIB

Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:15 WIB

Utang AS Tembus US$39 Triliun, Bitcoin Disebut Bersiap Masuk Supercycle

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:05 WIB

IHSG Hari Ini Terbaru 26 Mei 2026 Rontok 1,23% ke 6.130, Saham Astra hingga Vale Berguguran di Tengah Tekanan Pasar Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:00 WIB

Harga Smartphone Diprediksi Melonjak hingga 2028, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru