Astronom Arab Ungkap Prediksi Idulfitri 2026, Mayoritas Negara Lebaran 20 Maret

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Prediksi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai mengerucut. Mayoritas negara di dunia diperkirakan akan merayakan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan perhitungan astronomi terkini.

Direktur Pusat Astronomi Internasional, Mohammed Shawkat Odeh, mengungkapkan bahwa hilal Syawal hampir mustahil terlihat pada Rabu, 18 Maret 2026. Kondisi ini disebabkan posisi bulan yang sudah terbenam lebih dulu sebelum matahari, sementara konjungsi terjadi setelah matahari terbenam.

Menurutnya, negara yang memulai puasa pada 18 Februari akan mencoba rukyatul hilal pada 18 Maret. Sedangkan negara yang mulai Ramadan pada 19 Februari akan mengamati hilal pada 19 Maret 2026.

Baca Juga :  Daftar Juara Hafiz Indonesia 2026, Peserta Cilik Riau Masuk 3 Besar

Karena hilal tidak terlihat, banyak negara diprediksi akan menyempurnakan Ramadan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Idulfitri kemungkinan besar jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Namun, pada Kamis, 19 Maret 2026, peluang melihat hilal juga masih sangat terbatas. Di kawasan timur dunia, hilal dipastikan tidak terlihat. Sementara di sebagian Asia Barat dan Afrika, hilal hanya bisa diamati menggunakan teleskop dengan kondisi langit yang sangat cerah.

Oleh karena itu, potensi perbedaan penetapan Lebaran tetap ada. Sejumlah negara bisa saja menetapkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026 jika hilal tidak berhasil dikonfirmasi.

Baca Juga :  PMK 7/2026 Terbit, 58% Dana Desa Wajib untuk Kopdes Merah Putih

Di Indonesia, perbedaan juga berpeluang terjadi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Observatorium Bosscha memperkirakan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 karena posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026 melalui metode hisab Kalender Hijriah Global Tunggal.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan secara resmi melalui sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026. (*/Tim)

Berita Terkait

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:01 WIB

DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Berita Terbaru

Kerinci

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:01 WIB