JAKARTA – Mantan hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, dilaporkan pingsan setelah mengikuti prosesi purnabakti yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah seluruh rangkaian acara purnabakti selesai dilaksanakan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Anwar Usman sempat berpamitan dengan para hakim yang masih aktif sebelum berjalan menuju pintu keluar gedung.
Namun secara tiba-tiba, ia terlihat lemas dan akhirnya jatuh pingsan. Kejadian ini sontak mengejutkan para hadirin yang berada di sekitar lokasi.
Langsung Mendapat Penanganan Medis
Para hakim dan petugas yang berada di lokasi langsung sigap memberikan pertolongan. Anwar kemudian dibopong menuju ruang tunggu Mahkamah Konstitusi untuk mendapatkan penanganan dari tim medis.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kondisi kesehatan terbaru dari Anwar Usman setelah insiden tersebut.
Momen Haru Saat Purnabakti
Sebelum kejadian pingsan, Anwar Usman sempat menyampaikan pidato perpisahan yang penuh haru. Ia mengungkapkan rasa lega sekaligus emosional setelah menyelesaikan tugasnya sebagai hakim konstitusi.
“Alhamdulillah, saya mengakhiri tugas dengan hati yang lega. Air mata yang saya teteskan bukan tanpa alasan, karena banyak sekali suka dan duka selama menjalani tugas ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menggambarkan momen purnabakti sebagai awal baru dalam kehidupannya.
“Saya meninggalkan mahkamah seperti seorang bayi yang baru lahir, seperti kertas putih tanpa catatan,” lanjutnya.
Perjalanan Panjang di Mahkamah Konstitusi
Anwar Usman diketahui telah mengabdi cukup lama di Mahkamah Konstitusi. Selama masa jabatannya, ia terlibat dalam berbagai putusan penting yang menjadi perhatian publik.
Ia juga pernah mengungkapkan bahwa menjadi hakim konstitusi bukanlah tugas yang mudah. Setiap putusan yang diambil seringkali membawa konsekuensi besar, termasuk tekanan dari berbagai pihak.
Hal tersebut menunjukkan betapa berat tanggung jawab yang diemban selama menjalankan tugas sebagai penjaga konstitusi negara.
Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mahkamah Konstitusi terkait penyebab pasti Anwar Usman pingsan.
Publik kini menunggu klarifikasi lebih lanjut, terutama terkait kondisi kesehatan terkini serta kronologi lengkap kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di momen penting, yakni saat prosesi purnabakti yang menandai berakhirnya masa tugas seorang hakim konstitusi.









