Kinerja Petrosea 2025 Naik Tajam, Pendapatan Tembus US$ 886 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Kinerja keuangan PT Petrosea Tbk (kode saham: PTRO) sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan lonjakan signifikan. Hal ini terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 9 April 2026.

Perusahaan mencatat pendapatan sebesar US$ 886,46 juta, meningkat 28,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 690,81 juta. Sementara itu, laba bersih melonjak drastis sebesar 251,75 persen menjadi US$ 35,01 juta, dari sebelumnya US$ 9,95 juta pada 2024.

Selain itu, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami kenaikan signifikan menjadi US$ 28,81 juta, atau tumbuh 197,02 persen dibanding tahun sebelumnya.

Strategi Diversifikasi Jadi Kunci Pertumbuhan

Manajemen perusahaan menyebutkan bahwa capaian ini tidak terlepas dari strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara konsisten.

Presiden Direktur Petrosea menegaskan bahwa diversifikasi menjadi langkah strategis untuk memperluas sumber pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu sektor bisnis.

Baca Juga :  Pemerintah Bidik 64 Juta UMKM Masuk Sistem Pajak Formal, Tax Ratio Dikejar 13%

“Strategi ini membuka peluang baru sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang semakin kompleks,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Petrosea juga melakukan sejumlah aksi korporasi melalui akuisisi perusahaan seperti Hafar, HBS, dan Scan-Bilt sebagai bagian dari penguatan portofolio bisnis.

Ekspansi ke Sektor Migas Lepas Pantai

Melalui langkah akuisisi tersebut, Petrosea kini merambah lini bisnis baru di sektor EPCI migas lepas pantai. Segmen ini diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan baru perusahaan.

Ekspansi ini dinilai strategis karena mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis di tengah fluktuasi industri energi global.

Selain itu, langkah ini juga mempertegas posisi Petrosea sebagai perusahaan yang adaptif terhadap perubahan sektor energi.

Baca Juga :  OJK Bongkar Data Terbaru! Premi Asuransi Kendaraan 2026 Tembus Rp4,10 Triliun, Naik 9,97%

RUPST Setujui Laporan dan Susunan Pengurus

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Rapat juga memberikan pembebasan tanggung jawab penuh (acquit et de charge) kepada jajaran direksi dan dewan komisaris atas kinerja yang telah dijalankan.

Susunan pengurus perusahaan pun diputuskan tidak mengalami perubahan untuk periode selanjutnya.

Prospek Bisnis 2026 Tetap Positif

Dengan kinerja yang terus meningkat dan strategi ekspansi yang agresif, Petrosea optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.

Fokus pada diversifikasi bisnis serta ekspansi ke sektor migas lepas pantai diyakini akan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan nilai perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Berita Terkait

Hack Binance Terbesar? Ini Kronologi Dugaan Pencurian Aset Kripto Rp114 Triliun
PNS Tidak Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu, Simak Aturan Terbaru 2026
Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat
Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Hack Binance Terbesar? Ini Kronologi Dugaan Pencurian Aset Kripto Rp114 Triliun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PNS Tidak Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu, Simak Aturan Terbaru 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.150, Ini Dampaknya bagi Harga Emas, BBM, dan Daya Beli Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Berita Terbaru