Rupiah Ditutup Melemah Lagi! Sentuh Rp17.181 per Dolar AS, Asia Tak Kompak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 22 April 2026, di tengah tekanan global yang masih membayangi pasar keuangan. Mata uang Indonesia tersebut berakhir di level Rp17.181 per dolar AS, mencerminkan sentimen negatif yang masih cukup kuat di kalangan investor.

Pelemahan ini setara dengan penurunan sekitar 0,22% dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp17.143 per dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa rupiah masih sulit keluar dari tekanan eksternal, terutama akibat penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global.

Sepanjang hari perdagangan, pergerakan mata uang di kawasan Asia terlihat bervariasi. Beberapa negara mengalami tekanan signifikan, sementara lainnya justru mencatatkan penguatan tipis terhadap dolar AS.

Mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia hari ini adalah rupee India yang terkoreksi sekitar 0,38%. Disusul peso Filipina yang turun 0,31% serta dolar Taiwan yang melemah sekitar 0,12%, menandakan tekanan yang merata di beberapa pasar berkembang.

Baca Juga :  Bursa Asia Tertekan Pasca Libur Panjang, IHSG Terancam Melemah

Sementara itu, ringgit Malaysia juga ikut terkoreksi meski terbatas di kisaran 0,05%. Dolar Hong Kong pun tercatat melemah tipis sekitar 0,02%, menunjukkan bahwa tekanan dolar AS dirasakan hampir di seluruh kawasan.

Di sisi lain, won Korea Selatan justru tampil sebagai mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik sekitar 0,36%. Penguatan ini menjadi sinyal adanya aliran dana masuk ke pasar tertentu yang dinilai lebih stabil.

Baht Thailand dan dolar Singapura juga mencatatkan kenaikan masing-masing sekitar 0,24% dan 0,15%. Yen Jepang turut menguat tipis sebesar 0,09%, sementara yuan China bergerak stabil dengan kecenderungan naik sekitar 0,03%.

Secara keseluruhan, pergerakan rupiah dan mata uang Asia saat ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika global seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat, inflasi, serta arus modal asing. Investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang berpotensi berlanjut dalam jangka pendek.

FAQ
1. Kenapa rupiah melemah hari ini?
Rupiah melemah karena tekanan global seperti penguatan dolar AS, ketidakpastian ekonomi, dan arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang.
2. Berapa kurs rupiah terbaru hari ini?
Pada 22 April 2026, rupiah ditutup di Rp17.181 per dolar AS.
3. Apakah semua mata uang Asia melemah?
Tidak. Beberapa mata uang seperti won Korea Selatan, baht Thailand, dan dolar Singapura justru menguat.
4. Apa dampak pelemahan rupiah bagi masyarakat?
Pelemahan rupiah dapat membuat harga barang impor naik dan berpotensi memicu inflasi.
5. Apakah rupiah akan terus melemah?
Pergerakan rupiah sangat bergantung pada kondisi global, terutama kebijakan suku bunga AS dan stabilitas ekonomi dunia. (Tim)

Berita Terkait

Promo Shopee Mall 2026, Diskon Hingga 50 Persen dan Flash Sale 10RB
Airdrop Kripto Legit April 2026: Daftar Terbaru Proyek Potensial Cuan Besar, Ini Cara Ikutnya
Indeks Bisnis-27 Menguat Hari Ini, Saham ASII, PTBA, dan BBNI Jadi Mesin Cuan Investor
BRI Life Masuk Asuransi Digital Lewat MODI, Peluang Baru Proteksi Finansial Era Gen Z
BI Tahan Suku Bunga 4,75% April 2026, Ini Dampaknya ke Kredit, Investasi, dan Rupiah
Kredit Laptop Cicilan Ringan 2026, Mulai Rp100 Ribuan
IHSG Hari Ini 22 April 2026 Diprediksi Melemah, Ini Saham Rekomendasi Analis
Algoritma Shopee 2026 Berubah, Penjual Wajib Adaptasi Strategi Baru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:02 WIB

Promo Shopee Mall 2026, Diskon Hingga 50 Persen dan Flash Sale 10RB

Rabu, 22 April 2026 - 19:03 WIB

Airdrop Kripto Legit April 2026: Daftar Terbaru Proyek Potensial Cuan Besar, Ini Cara Ikutnya

Rabu, 22 April 2026 - 18:52 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Lagi! Sentuh Rp17.181 per Dolar AS, Asia Tak Kompak

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

Indeks Bisnis-27 Menguat Hari Ini, Saham ASII, PTBA, dan BBNI Jadi Mesin Cuan Investor

Rabu, 22 April 2026 - 18:00 WIB

BRI Life Masuk Asuransi Digital Lewat MODI, Peluang Baru Proteksi Finansial Era Gen Z

Berita Terbaru