Harta Irjen Asep Guntur Rahayu Tembus Rp5,2 M, Pejabat KPK Resmi Jadi Jenderal Bintang Dua

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Kenaikan pangkat perwira tinggi kembali digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2026). Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 perwira tinggi resmi mendapat kenaikan pangkat, mulai dari Brigadir Jenderal hingga Komisaris Jenderal.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Asep Guntur Rahayu. Ia kini resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau jenderal bintang dua, setelah sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kenaikan pangkat ini sekaligus menempatkan Asep sebagai salah satu pejabat KPK dengan latar belakang kepolisian yang memiliki posisi strategis dalam penegakan hukum di Indonesia. Perannya di bidang penindakan membuat namanya kerap muncul dalam berbagai kasus besar.

Baca Juga :  Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selain jabatan dan kariernya, publik juga menyoroti jumlah kekayaan yang dimiliki Asep Guntur Rahayu. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 14 Februari 2025, total hartanya mencapai Rp5.265.830.128 atau sekitar Rp5,2 miliar.

Mayoritas kekayaan tersebut berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp4,3 miliar. Properti itu tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti Bandung, Cianjur, dan Majalengka.

Di Bandung, Asep memiliki tanah dan bangunan seluas 96 meter persegi dengan nilai sekitar Rp700 juta. Sementara di Cianjur, ia tercatat memiliki aset lebih besar dengan luas tanah mencapai 1.000 meter persegi senilai Rp1,8 miliar.

Baca Juga :  Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Tak hanya itu, aset lainnya juga berada di Majalengka dengan luas tanah 2.000 meter persegi dan bangunan 500 meter persegi yang nilainya juga mencapai Rp1,8 miliar. Nilai properti ini menjadi kontributor terbesar dalam total kekayaannya.

Selain aset properti, Asep juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp478 juta serta alat transportasi dan mesin senilai Rp429,5 juta. Secara keseluruhan, laporan tersebut mencerminkan profil kekayaan pejabat negara yang didominasi investasi di sektor properti. (*/Tim)

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

Huawei FreeClip 2 S Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp3,49 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:00 WIB