BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Ini Tanggal 1 Syawal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpotensi kembali berbeda. Perbedaan ini muncul karena metode penentuan awal bulan Syawal yang digunakan masing-masing pihak tidak selalu sama, seperti yang juga terjadi pada awal Ramadan tahun ini.

Muhammadiyah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara pemerintah melalui sidang isbat yang dipimpin Kementerian Agama masih menunggu hasil rukyatul hilal yang akan digelar pada 19 Maret 2026.

Prediksi ilmiah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan kemungkinan besar Lebaran jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini disampaikan oleh peneliti astronomi Thomas Djamaluddin yang mengacu pada posisi hilal di wilayah Asia Tenggara.

Baca Juga :  Kemarau Jambi hingga September, Ancaman Karhutla Meningkat

Menurut Thomas, pada saat Magrib 19 Maret 2026, posisi hilal belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Kriteria ini mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat agar bisa dinyatakan terlihat.

“Jika mengacu pada kriteria MABIMS, maka 1 Syawal 1447 H kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026,” jelasnya.

Senada dengan BRIN, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi hilal belum memenuhi syarat visibilitas pada 19 Maret 2026. Data BMKG menunjukkan tinggi hilal saat Matahari terbenam berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang.

Sementara itu, elongasi geosentris hilal berada pada kisaran 4,54 derajat hingga 6,1 derajat. Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas kriteria MABIMS, sehingga peluang terlihatnya hilal sangat kecil.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemkab Kerinci Tekan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gangguan dalam pengamatan hilal, seperti keberadaan planet atau bintang terang di dekat Bulan yang bisa menimbulkan salah identifikasi saat rukyat berlangsung.

Jika hilal benar-benar tidak terlihat pada 19 Maret 2026, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 mengikuti keputusan pemerintah.

Perbedaan potensi tanggal Lebaran ini membuat masyarakat diimbau untuk menunggu keputusan resmi sidang isbat pemerintah, sembari tetap menghormati perbedaan yang mungkin terjadi di tengah umat. (*/Tim)

Berita Terkait

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi
Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:01 WIB

DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Kembangkan Biogasoline Sawit dan Bioetanol Sorgum untuk Ketahanan Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Berita Terbaru

Kerinci

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:01 WIB