Bawa Kota Sungai Penuh Jadi Pilot Project Nasional Pengelolaan Sampah Hingga Dibantu Pemprov Jambi Rp 3 Miliar Untuk TPST RKE, Ini Hasil Perjuangan Nyata Wako Alfin

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH-Upaya serius Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mengatasi persoalan sampah mulai menunjukkan hasil nyata. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, berbagai langkah strategis dilakukan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Kini, kerja keras tersebut mulai mendapat dukungan dari pemerintah pusat hingga pemerintah provinsi.

Komitmen tersebut terlihat saat Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq di kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Jakarta. Dalam pertemuan itu, Wako Alfin memaparkan kondisi nyata pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan daerah untuk memperbaiki sistem persampahan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Hasil pertemuan tersebut membawa kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah pusat menyatakan komitmennya untuk membantu penguatan penanganan sampah di Kota Sungai Penuh. Bantuan yang akan diberikan berupa alat berat ekskavator dan mesin press sampah yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus menekan volume sampah yang selama ini menjadi tantangan di kota tersebut.

Baca Juga :  Hubungan Wako Alfin – Wawako Azhar Makin Solid, Duet Harmonis Demi Kota Sungai Penuh JUARA

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga memproyeksikan Kota Sungai Penuh sebagai salah satu daerah percontohan atau pilot project pengelolaan sampah di wilayah Sumatera. Status ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, Pak Menteri menyatakan kesediaannya membantu Kota Sungai Penuh dalam penanganan persampahan. Insya Allah bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan mulai direalisasikan pada Maret 2026,” ujar Wali Kota Alfin.

Dukungan terhadap upaya penanganan sampah di Kota Sungai Penuh juga datang dari pemerintah provinsi. Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Al Haris resmi mengucurkan bantuan dana sebesar Rp3 miliar untuk pembangunan fasilitas pengelolaan sampah di daerah tersebut.

Dana tersebut dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai. Bahkan pemerintah provinsi juga memberikan dukungan legalitas berupa izin penggunaan lahan kawasan hutan produksi seluas sekitar 4,3 hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Warga Sungai Penuh Diminta Bayar Rp 30 Ribu, Harga Elpiji 3 Kg Tak Sesuai Papan Rp. 20 Ribu

Menurut Gubernur Al Haris, persoalan sampah telah menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani secara bersama-sama. Karena itu, intervensi dari pemerintah provinsi dilakukan sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah kota dalam menjawab keluhan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah ini bukan sekadar solusi sementara. Infrastruktur tersebut dirancang menjadi solusi jangka panjang untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata, sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, langkah yang ditempuh Wali Kota Alfin dinilai menjadi momentum penting bagi Kota Sungai Penuh untuk keluar dari persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan. Harapannya, melalui kolaborasi lintas pemerintah dan pembangunan infrastruktur yang terencana, Kota Sungai Penuh dapat bertransformasi menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Alfin – Azhar Tukar Direktur RSUD MHAT Thalib, Kini Dipimpin Dokter, Ini Dampaknya untuk Layanan Kesehatan Warga
Cerita di Balik Kebutuhan Infrastruktur Sungai Penuh yang Disampaikan Alfin ke DPR RI
“Sukses Itu Diproses”, Pesan Wako Alfin di Kuliah Umum UNJA
MoU Pemkot Sungai Penuh dan Universitas Jambi Dorong Inovasi Daerah
Wako Alfin Raih Penghargaan, Posbakum Jadi Harapan Baru Masyarakat
Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
Alfin Gas Full, Usulkan Infrastruktur dan Mutu Pendidikan ke Pemerintah Pusat
Sungai Penuh Raih Juara I Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting, Ini Profil Wali Kota Alfin, S.H
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:32 WIB

Alfin – Azhar Tukar Direktur RSUD MHAT Thalib, Kini Dipimpin Dokter, Ini Dampaknya untuk Layanan Kesehatan Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:21 WIB

Cerita di Balik Kebutuhan Infrastruktur Sungai Penuh yang Disampaikan Alfin ke DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:00 WIB

“Sukses Itu Diproses”, Pesan Wako Alfin di Kuliah Umum UNJA

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:00 WIB

MoU Pemkot Sungai Penuh dan Universitas Jambi Dorong Inovasi Daerah

Selasa, 28 April 2026 - 23:06 WIB

Wako Alfin Raih Penghargaan, Posbakum Jadi Harapan Baru Masyarakat

Berita Terbaru