KERINCI – Kabar wafatnya tokoh politik Partai Amanat Nasional (PAN), H. A. Bakri bin HM Musa, membawa duka mendalam bagi masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan melalui media sosial maupun secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan daerah. Banyak masyarakat mengenang perjuangannya dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kedekatannya dengan masyarakat membuat kepergiannya meninggalkan kehilangan yang dirasakan banyak pihak.
Di berbagai platform media sosial, doa dan ungkapan belasungkawa terus disampaikan. Warga mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, serta terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa almarhum H. A. Bakri bin HM Musa wafat pada Senin, 28 Juli 2025, pukul 20.30 WIB di RS Siloam Lippo Village, Karawaci, Jakarta.
Keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga juga memohon maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup.
Jenazah diberangkatkan dari RS Siloam menuju San Diego Funeral House Lippo Karawaci, kemudian menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Pemakaman Pribadi Keluarga Daeng Magguna, Jalan Mekar Jaya, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Almarhum meninggalkan istri tercinta, Sri Uleng Z. Bakri, serta tiga orang anak, Khalillah Zayyan Bakri, M. Naufal Azka Bakri, dan Aburizal Bakri, beserta keluarga besar yang kini tengah berduka.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









